The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mendagri Nyatakan Bupati Berstatus Tersangka Masih Diizinkan Ikut Pilkada
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (photo/Dok. Kemendagri)
News

Mendagri Nyatakan Bupati Berstatus Tersangka Masih Diizinkan Ikut Pilkada

Sabtu, 11 Juli 2020 00:39 WIB 11 Juli 2020, 00:39 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa bupati atau kepala daerah yang berstatus tersangka masih diperbolehkan mengikuti tahapan pilkada yang harus dijalaninya.

"Namun bila yang bersangkutan ditahan, maka tidak lagi bisa mengikuti proses atau tahapan pilkada, dan jabatannya di pemerintahan juga diserahkan ke wakilnya," katanya di Jayapura, Jumat (10/7/2020).

Tak hanya itu, Tito juga mengakui ada beberapa daerah yang pernah mengalami kasus tersebut, yaitu kepala daerahnya jadi tersangka namun tidak ditahan, sehingga tetap mengikuti tahapan pilkada yang diikutinya.

Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Mendagri menyatakan, peta saat ini dinamis dan tidak bisa jadi patokan 9 Desember nanti.

Menurutnya, bisa saja daerah yang saat ini merah menjadi hijau atau oranye. Prinsipnya tahapan pilkada jalan terus sesuai protokol kesehatan untuk melindungi petugas penyelenggaraan hingga pemilih.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan menerapkan protokol sudah dibuat KPU mirip yang dilakukan di Korea Selatan merupakan negara kedua yang terdampak COVID-19 harus menjalani proses pemilihan dilakukan sejak Januari dan pencoblosan bulan April kemarin, saat puncak pandemi di sana.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US