The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kutuk Kerangkeng Berisi Manusia di Rumah Bupati Langkat, Bamsoet Minta Aparat Usut Tuntas
Ilustrasi penjara. (Freepik)
News

Kutuk Kerangkeng Berisi Manusia di Rumah Bupati Langkat, Bamsoet Minta Aparat Usut Tuntas

Untuk segera ditindak.

Rabu, 26 Januari 2022 15:38 WIB 26 Januari 2022, 15:38 WIB

INDOZONE.ID - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengutuk keras adanya kerangkeng manusia, di kediaman Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat,Sumatera Utara.

“Mengutuk keras adanya dugaan praktik perbudakan manusia oleh terduga tersangka korupsi Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin,” kata Bamsoet kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Bamsoet mendesak kepada aparat kepolisian untuk aparat Kepolisian dan Kejaksaan dapat menerapkan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Kemudian, kata Bamsoet, aparat kepolisian segera mengungkap dan memastikan kesimpangsiuran serta mengusut tuntas temuan kerangkeng manusia yang diduga sebagai tempat penjara bagi puluhan pekerja sawit di ladang rumah Bupati nonaktif tersebut. 

"Segera memberikan sanksi tegas apabila sudah mendapat ketegasan dan telah ada terduga pelaku yang ditetapkan, karena hal tersebut bertentangan dengan HAM, terindikasi tindak pidana, dan melanggar Konvensi antipenyiksaan," tegasnya.

Politisi Partai Golkar ini turut berharap kepada Migrant Care bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia/Komnas HAM, dibantu Dinas Kesehatan Daerah untuk memberikan bantuan pemulihan kondisi fisik hingga metal orang-orang yang dikurung dalam kerangkeng. 

"Memberikan bantuan pemulihan kondisi fisik dan mental, dan perlindungan kepada korban dugaan perbudakan manusia tersebut," tukas Bamsoet. 

Sebelumnya Sebelumnya diwartakan personel Polda Sumut menemukan kerangkeng manusia atau penjara di rumah pribadi Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hal itu terkuak saat personel Polda Sumut membantu KPK sedang melaksanakan OTT. 

Kabarnya, kerangkeng manusia itu sudah ada sekitar 10 tahun. Hal tersebut pun dibenarkan oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak kepada wartawan di Medan, Senin 24 Januari 2022. 

Orang nomor satu di Polda Sumut itu, menjelaskan, kepolisian masih mendalami terkait kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat diamankan saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US