The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ngeri! Rumah Ini Disensor dari Google Maps karena Jadi Tempat Penyekapan Sadis
Sebuah rumah di Ohio, AS disensor oleh Google Maps karena jadi lokasi penyiksaan sadis. (Google Maps/Mirror)
News

Ngeri! Rumah Ini Disensor dari Google Maps karena Jadi Tempat Penyekapan Sadis

3 wanita disiksa.

Senin, 03 Mei 2021 19:22 WIB 03 Mei 2021, 19:22 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah rumah yang beralamat di 2208 Seymour Avenue, Cleveland, Ohio, AS disensor dari Google Maps. Kenapa ya?

Dilansir dari Mirror, Senin (3/5/2021) rupanya rumah ini disensor karena pernah menjadi lokasi pembantaian yang dilakukan oleh pria bernama Ariel Castro.

Rumah ini digunakan oleh Castro untuk menyekap tiga wanita bernama Amanda Berry, Gina DeJesus, dan Michelle Knight yang diculik dari jalanan pada tahun 2002 hingga 2004. Tiga wanita itu pun disekap dan disiksa selama sekitar 10 tahun.

Pada tahun 2013, salah satu dari wanita itu berhasil melarikan diri saat Castro pergi dan lupa mengunci pintu. Amanda yang saat itu ketakutan langsung berteriak meminta tolong pada orang-orang yang tinggal di sekitar rumah tersebut.

Rumah tersebut memiliki empat kamar tidur, kamar mandi, loteng, teras, hingga ruang bawah yang cukup luas. Di rumah itu polisi menemukan pita dan rantai yang digunakan untuk menyekap tiga wanita tersebut.

Ngeri! Rumah Ini Disensor dari Google Maps Karena Jadi Tempat Penyekapan Sadis
Tampilan rumah di Ohio, AS yang disensor oleh Google Maps karena jadi lokasi penyiksaan sadis. (Mirror)

Rumah itu pada akhirnya telah dirobohkan. Namun Google Maps tetap menyensornya.

Para tetangga menggambarkan rumah horor tersebut terlihat normal dan tak ada suara. Namun seorang penduduk setempat mengatakan kepada BBC bahwa cucunya pernah melihat seorang wanita telanjang merangkak di halaman belakang rumah itu dan gadis kecil di loteng yang diasumsikan sebagai Jocelyn, anak Castro dari Amanda.

BACA JUGA: Sosok Pria yang Menjadi Target Nani Aprilliani Si Pengirim 'Sate Maut'

Amanda menjadi orang yang pertama berhasil keluar dari rumah itu bersama Jocelyn. Ia pun mencari bantuan dan polisi menyelamatkan dua orang lainnya.

Ariel Castro ditangkap dan dijatuhi dengan 329 dakwaan. Karena perbuatannya, Castro dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat dan kurungan 1.000 tahun. Namun Castro bunuh diri di selnya saat ia baru dipenjara selama satu bulan dengan cara gantung diri menggunakan seprai.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Utami Evi Riyani
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US