The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menkes Sebut Pentingnya Kesiapan Masyarakat saat Transisi dari Pandemi Covid-19 ke Endemi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok. Setkab)
News

Menkes Sebut Pentingnya Kesiapan Masyarakat saat Transisi dari Pandemi Covid-19 ke Endemi

Masyarakat makin menyadari bahwa tanggung jawab kesehatan

Senin, 04 April 2022 20:47 WIB 04 April 2022, 20:47 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan kesiapan masyarakat menjadi faktor penting dalam masa transisi dari pandemi Covid-19 ke endemi.

Hal tersebut disampaikan Menkes dalam keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto usai Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (4/4/2022) di Istana Merdeka, Jakarta.

“Kita berharap bahwa dengan adanya perbaikan kondisi Covid-19 ini masyarakat makin menyadari bahwa tanggung jawab kesehatan terhadap pandemi ini ada di tangan kita masing-masing. Selama masyarakat semakin siap, menyadari apa yang harus dilakukan menghadapi pandemi ini, itu akan menunjukkan bahwa kita siap untuk bertransisi dari pandemi menjadi endemi nantinya,” kata Budi.

Budi pun meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi baik dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster, karena tingkat vaksinasi merupakan salah satu faktor penting dalam upaya transisi dari pandemi ke endemi.

Baca juga: Grammy 2022 Memperingati Kematian Taylor Hawkins dari Foo Fighters

Sehubungan dengan diperbolehkannya mudik Lebaran tahun ini, Budi mengingatkan masyarakat bahwa hanya pelaku perjalanan domestik yang sudah memperoleh dosis booster yang tidak dipersyaratkan untuk melakukan tes Covid-19.

“Jangan lupa bahwa yang belum vaksin atau vaksin baru sekali tetap harus tes PCR, yang sudah vaksin dua kali masih perlu tes antigen, dan yang sudah vaksin booster lengkap tidak perlu tes apa-apa,” harap Budi.

Pada kesempatan itu, Budi juga menekankan bahwa pemerintah tetap mengedepankan kehati-kehatian dalam menghadapi situasi pandemi saat ini.

Pemerintah selalu memonitor varian baru yang ada, termasuk subvarian Omicron BA.2 yang memicu lonjakan kasus di Eropa dan juga di China.

“Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sudah menjadi varian yang dominan di Indonesia. Beruntung dengan kondisi imunitas masyarakat Indonesia yang cukup tinggi sehingga varian baru ini tidak menyebabkan adanya lonjakan kasus di Indonesia,” tukasnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Rachmat Fahzry
Harits Tryan Akhmad
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US