The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta Baru Pelaku dan Korban Penembakan Brutal di Live Music Pop Batak RM Cafe Cengkareng
RM Cafe lokasi penembakan brutal Cornelius Siahaan di Cengkareng. (Google Maps)
News

Fakta Baru Pelaku dan Korban Penembakan Brutal di Live Music Pop Batak RM Cafe Cengkareng

Kamis, 25 Februari 2021 15:20 WIB 25 Februari 2021, 15:20 WIB

INDOZONE.ID - Kasus penembakan yang terjadi di Cengkareng, Jakarta Barat memperlihatkan fakta korban dan pelaku sama-sama orang Batak. Diduga sudah saling kenal.

Pasalnya di sana sering berkumpul orang-orang Batak di mana RM Cafe merupakan sebuah diskotik yang menyajikan live music lagu-lagu pop Batak.

Dari penelusuran Indozone, tampak beberapa wanita biduan menyanyikan lagu-lagu pop batak yang disaksikan pengunjung diskotik.

Tidak hanya itu, pada foto di lokasi kejadian juga terlihat motif gorga menghiasi backdrop panggung di RM Cafe, Cengkareng Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021).

RM Cafe saat buka menghibur pengunjung. (Ist)
RM Cafe saat buka menghibur pengunjung. (Ist)

Dari beberapa foto dan video para pengunjung tampak larut dengan musik batak yang disajikan. Beberapa juga ditemani minuman keras yang terletak di atas meja bar. 

Ketiga korban yang tewas masing-masing bernama Martinus Riski Kardo Sinurat merupakan anggota Kostrad TNI AD berpangkat Pratu, Feri Saut Simanjuntak pelayan kafe dan satu lagi bermarga Manik merupakan kasir RM Cafe.

Satu lagi korban yang mengalaku luka serius adalah manager RM Cafe bermarga Hutapea.

Keempat korban merupakan orang Batak yang berada di perantauan di Jakarta.

Bahkan pelaku penembakan Bripda Cornelius anggota Polsek Kalideres Jakarta Barat juga diketahui sebagai orang Batak bermarga Siahaan.

Bripda Cornelius Siahaan diborgol usai ditangkap. (Ist)
Bripda Cornelius Siahaan diborgol usai ditangkap. (Ist)

Seperti diketahui orang-orang Batak diperantauan juga kerap mengunjungi RM Cafe guna mengobati rindu akan kampung halaman yang jauh di Sumatera Utara.

Polda Metro Jaya membeberkan detail kronologi penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi, yakni Bripka Cornelius Siahaan terhadap anggota TNI AD hingga tewas di Jakarta Barat.

Pemicunya karena oknum tersebut sedang mabuk dan terlibat cekcok saat proses pembayaran di kafe tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan kasus itu terjadi di sebuah kafe di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pagi tadi.

Oknum polisi bernama Cornelius Siahaan itu sedang berada di tempat yang sama dengan korban anggota TNI Pratu Riski.

"Kronologisnya, sekitar pukul 02.00 WIB tersangka CS itu memang datang ke sana, ke TKP yang merupakan cafe untuk kemudian melakukan kegiatan minum-minum di sana," kata Kombes Yusri dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Kombes Yusri menyebut kala itu Bripka Cornelius sedang dipengaruhi minuman beralkohol dan terlibat cekcok dengan pegawai kafe.

Cekcok tersebut terjadi saat tersangka sedang ingin membayar minuman tersebut.

"Sekitar pukul 04.00 WIB karena memang sudah cafe akan tutup, pada saat akan melakukan pembayaran terjadi percekcokan antara tersangka dengan pegawai cafe tersebut," beber Yusri.

Singkat cerita, keributan pun terjadi.

Tersangka mengumbar tembakan ke arah korban hingga ada sebanyak tiga korban yang meninggal dunia dan satu korban mengalami luka-luka akibat insiden ini.

"Dengan kondisi mabuk, saudara CS mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan terhadap empat orang pegawai tersebut. Tiga meninggal dunia ditempat dan satu yang sekarang masih dirawat di rumah sakit," ungkap Yusri.

Menyikapi hal ini, Propam Polda Metro Jaya mengamankan pelaku. Propam pun memproses pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US