The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Polda Aceh Ungkap Penipuan Jual Beli Mobil, Total Kerugian Capai Rp1,35 Miliar
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh AKBP Wahyu Kuncoro memperlihatkan STNK yang disita dalam kasus penipuan jual beli mobil di Mapolda Aceh, di Banda Aceh, Jumat (4/12/2020). (Photo/Antara Aceh/M Haris SA)
News

Polda Aceh Ungkap Penipuan Jual Beli Mobil, Total Kerugian Capai Rp1,35 Miliar

Jumat, 04 Desember 2020 22:17 WIB 04 Desember 2020, 22:17 WIB

INDOZONE.ID - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengungkap dugaan penipuan jual beli mobil dengan total kerugian mencapai Rp1,35 miliar.

Dalam kasus ini, Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono di Banda Aceh pada Jumat (4/12/2020) mengatakan bahwa pelaku berinisial BH (33), warga Aceh Besar. BH merupakan pemilih sebuah "showroom" di Banda Aceh.

"BH ditangkap dan ditahan atas penipuan jual beli mobil berdasarkan sembilan laporan polisi. Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp1,35 miliar," kata Kombes Pol Ery Apriyono, dilansir dari Antara, Jumat (4/12/2020).

"Mobil yang dijual BH merupakan titipan orang lain dengan harga per unitnya sudah ditentukan oleh masing-masing pemiliknya," kata Kombes Pol Ery Apriyono.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, BH menjual dengan harga lebih murah. Misalnya harga yang ditetapkan pemilik Rp180 juta, dijual Rp120 juta.

Baca juga: Cewek ini Temukan hal yang Menjijikkan Ketika Sedang Asik Makan, Langsung Mual

Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, uang hasil penjualan mobil tidak diserahkan kepada pemiliknya. Selain itu, pembeli mobil juga tidak mendapatkan BPKB, sebab buku kepemilikan kendaraan bermotor tersebut digadaikan BH atau dijadikan jaminan utang kepada orang lain.

"Pembeli yang sudah melunasi 90 persen harga mobil, juga belum menerima kendaraan. Pelaku beralasan mobil sedang di salon atau bengkel. Padahal, mobil tersebut dijual lagi kepada orang lain," kata Ery Apriyono.

Dalam kasus ini, pihaknya masih mengamankan dua unit mobil. Sedangkan lainnya masih dalam pencarian karena ada sebagian sudah dibawa keluar daerah.

"BH mengaku menjual mobil-mobil tersebut dengan harga murah agar cepat laku. Uang hasil penjualan mobil digunakan membayar utang. BH dijerat Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara," kata Ery.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US