The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral Perpeloncoan saat Ospek di Fakultas Teknik Universitas Bengkulu, Ini Kronologinya
Perpeloncoan di Fakultas Teknik Universitas Bengkulu (Twitter/@ababil_kuadrat)
News

Viral Perpeloncoan saat Ospek di Fakultas Teknik Universitas Bengkulu, Ini Kronologinya

Kamis, 17 September 2020 11:13 WIB 17 September 2020, 11:13 WIB

INDOZONE.ID - Usai viral ospek virtual mahasiswa senior membentak mahasiswa baru yang terjadi di FIP Universitas Negeri Surabaya (Unesa), kini muncul lagi kasus serupa.

Akun Twitter @ababil_kuadrat membuat sebuah utas yang menceritakan kronologi perpeloncoan yang terjadi saat ospek virtual di Fakultas Teknik Universitas Bengkulu (UNIB)

Ababil mengungkap alasannya mengekspos kasus perpeloncoan ini karena menerima banyak keluhan dari teman-temannya yang berkuliah di Fakultas Teknik (FT) UNIB.

"Upaya saya ini juga dilatarbelakangi oleh Speak UP Kasus Ospek di UNESA yang berhasil ke up di Nasional, juga menjadi motif saya untuk ikut berusaha speak up juga, agar budaya perloncoan dan senioritas disini tidak terulang kembali di masa yang akan datang." cuitnya Rabu, (16/9/2020).

Ababil mengatakan bahwa banyak teman-temannya yang berkuliah di FT UNIB gerah dengan perlakuan ospek tersebut. Namun, mereka tidak berani protes langsung karena takut akan tekanan dari senior.

Terlebih budaya ospek keras sudah sangat mengakar di Fakultas Teknik tersebut. Alhasil, mahasiswa baru terpaksa menerima saja segala perlakuan dari senior.

Atas dasar itulah, Ababil mengangkat kasus ini ke permukaan. Namun, tak lama kemudian dia mulai mendapatkan pesan-pesan dari orang tak dikenal.

Mulai dari "pesan halus" yang mengajak bernegoisasi hingga ancaman dan teror yang terus berdatangan melalui DM Instagram dan juga nomor WhatsApp-nya.

"Selain itu banyak informasi dari teman2 saya yang berada di Universitas Bengkulu, bahwa banyak orang2 (seperti nya kating FT univ tsb) yang mencari2 informasi tentang saya seperti no. WA, alamat rumah, teman2 dan kenalan saya." tambahnya.

Pada salah satu video yang diunggah oleh Ababil, terlihat seorang mahasiswi yang dibentak senior dan disuruh mencoret wajahnya dengan memakai lipstik.

"Kronologinya kemarin, semua maba FT disuruh coret muka pakai kopi atau lipstik. Tapi si cewek itu masih belum coret-coret juga padahal yang lain udah coret makanya diomelin," demikian keterangan di salah satu unggahan yang beredar di media sosial.

Unggahan ini pun viral dan mendapatkan beragam tanggapan dari netizen. Kebanyakan tidak setuju dengan budaya pelonco saat ospek yang sudah begitu meresahkan dan dirasa tidak ada manfaatnya untuk kehidupan mahasiswa di kampus dan saat lulus kelak.

"Glorifikasi kekerasan di teknik lama lama bikin muak sumpah. Argumennya itu itu doang kayak gaada yang lain kah? Terlalu banyak bukti Fakultas Teknik di luar Indonesia yang ga pake kekerasan ngehasilin alumni yg lebih bagus. Basi banget" cuit @LadyAntagonists.

"Argumennya pasti cuma teknik keras. Dikira jurusan lain ager2 kali ya kaga ada beban. Ya terus apa hubungannya ama perploncoan gak masuk akal? Udah tau keras ya ringanin kek beban hidup orang laen wkwk" tambah @thicveg

Namun, ada juga yang setuju dengan budaya pelonco seperti ini, terutama di Fakultas Teknik.

"Hal seperti ini sudah biasa di semua univ.. tidak Ada yang salah disana. Kayak gapernah ikut ospek di teknik aja. Kami ditendang senior aja dulu gak sampe lebay upload tweet kek gini. Disuruh coret muka pake kincu itu ada maksudnya oy. Astagaa, parah ni orang" bela @YassineBenzia_

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US