The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Evakuasi WNI dari Kapal Pesiar akan Ikuti Prosedur WHO
Kapal pesiar World Dream (REUTERS/Tyrone Siu)
News

Evakuasi WNI dari Kapal Pesiar akan Ikuti Prosedur WHO

Pemerintah akan memastikannya. 

Jumat, 21 Februari 2020 17:00 WIB 21 Februari 2020, 17:00 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah tengah mempersiapkan upaya evakuasi terhadap 344 Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di kapal pesiar World Dream dan Diamond Princess yang saat ini menjadi episentrum baru penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Meski demikian, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto memastikan, pemerintah Indonesia akan melakukan prosedur evakuasi seperti halnya diatur dalam protokoler otoritas kesehatan dunia, dalam hal ini WHO.

"Kita akan mematuhi protokoler WHO. Kita ingin mempertahankan negara kita tetap hijau (bebas Covid-19). WNI harus tetap kita jemput, namun mekanisme penjemputan ini harus memberikan kebaikan buat yang bersangkutan dan juga buat yang lain yang menjemput dan seluruh warga Indonesia," ujar Achmad dalam konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta, Jumat (21/2/2020). 

kapal pesiar
Kapal Diamond Princess (REUTERS/Athit Perawongmetha)

Sedikit menyinggung proses evakuasi warga negara Amerika Serikat (AS) yang menjadi penumpang dari kapal Diamond Princess, di mana keseluruhan penumpang, baik yang diduga terjangkit virus maupun yang sehat, diangkut bersamaan dalam sebuah penerbangan.

Achmad memastikan, hal itu tidak sesuai protokoler WHO dan Indonesia tidak akan melakukan hal itu. 

"Kalau Amerika kemarin, dia menjemput penumpangnya (Kapal Diamond Princess) dan kebetulan ada ABK nya beberapa orang diambil (dievakuasi) semua. Mau ada yang positif atau negatif, diambil semua (evakuasi) sama Amerika, dirawat di sana. Protokolnya nggak seperti itu," kata Achmad. 

Adapun terkait WNI yang sudah dinyatakan positif terjangkit Covid-19 dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit Jepang, pemerintah Indonesia menyerahkan segala macam urusan perawatannya kepada pemerintah Jepang. 

"Pemerintah Jepang sudah melakukan protokol perawatan dengan sangat baik," pungkasnya. 
 


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
M Fadli
Sigit Nugroho
M Fadli

M Fadli

Writer
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho

Reporter
JOIN US
JOIN US