The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sebanyak 257 Rumah Rusak Terdampak Gempa Bumi M 6,6 di Banten
Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten, Jumat (14/1/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
News

Sebanyak 257 Rumah Rusak Terdampak Gempa Bumi M 6,6 di Banten

Sabtu, 15 Januari 2022 08:15 WIB 15 Januari 2022, 08:15 WIB

INDOZONE.ID - Badan Meteorologi, Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) memuktahirkan gempa yang terjadi di Sumur, Banten dari Magnitudo (M) 6,7 menjadi 6,6. Akibat gempa ini, ratusan rumah di wilayah Banten mengalami kerusakan.
 
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, sebanyak 257 unit rumah tusak akibat gempa yang berkekuatan magnitudo 6,6 ini.

"Sebanyak 257 unit rumah mengalami kerusakan pascagempabumi M 6.6 di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, sebagaimana menurut data sementara yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata Abdul dalam keterangannya, Sabtu (15/1/2022).

Ia merincikan data kerusakan paling banyak adalah di Kabupaten Pandeglang, dengan total rumah rusak berat ada sebanyak 26 unit, rusak sedang 33 unit, rusak ringan 131 unit, termasuk 10 unit sekolah, 1 puskesmas, 1 pabrik, 1 kantor pemerintahan, 1 tempat ibadah dan 1 tempat usaha.

Baca Juga: Dinding RSUD Kalideres dan Kantor Wali Kota Jaktim Retak akibat Gempa

"Kabupaten Serang melaporkan 16 unit rumah rusak sedang. Kemudian di Kabupaten Lebak ada sebanyak 12 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak sedang, 21 rusak ringan dan 3 unit bangunan sekolah," jelas Abdul.

Selanjutnya, kata Abdul, di Kabupaten Sukabumi ada 3 unit rumah rusak sedang dan 6 unit rumah rusak ringan serta di Kabupaten Bogor terdapat 8 rumah rusak sedang. Dia menuturkan, jika selain ratusan rumah mengalami kerusakan, dilaporkan juga 1 orang warga mengalami luka ringan terdampak gempa bumi.

Lebih lanjut lagi, Abdul mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan menghindari bangunan yang retak dan rusak akibat gempa.

"Sebagai antisipasi, masyarakat diharapkan agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. Dihimbau juga agar masyarakat tetap tenang dan memastikan informasi resmi bersumber dari pihak yang dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ristuyana
Laila Rahmi Batubara
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US