The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemerintahan Jokowi Kerap Dituding Anti-Islam, Mahfud MD Lantang: Tidak Benar!
Menko Polhukam, Mahfud MD. (photo/Instagram/@mohmahfudmd)
News

Pemerintahan Jokowi Kerap Dituding Anti-Islam, Mahfud MD Lantang: Tidak Benar!

Jumat, 01 Oktober 2021 18:41 WIB 01 Oktober 2021, 18:41 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah isu atau tuduhan yang menyebut pemerintahan Jokowi anti-Islam. Menurutnya tuduhan itu tidak berdasarkan fakta dan praktik di lapangan.

"Tuduhan bahwa pemerintah anti-Islam justru merupakan bentuk kebencian terhadap Islam atau Islamofobia. Sekarang ini Islam semua ada pada unsur-unsur pemerintah dan tidak ada politik anti-Islam. Karena kebijakan-kebijakan yang dituntut oleh orang Islam, kaum muslim dipenuhi semua sampai berlebihan," ungkap Mahfud saat berdialog dengan Rektor Universitas Paramadina Didik J Rachbini melalui media sosial Twitter, Rabu (29/9) malam.

Mahfud menjelaskan, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin justru berusaha untuk memenuhi permintaan umat Islam di Indonesia. Bahkan menurutnya sebagian permintaan itu sudah terlaksana.

"Ada Undang-Undang Pesantren. Ada Hari Santri Nasional. Sekarang, pemerintah membuat Perpres (Peraturan Presiden) Dana Abadi Pesantren. Negara menyediakan dana sekian triliun untuk pengembangan pesantren. Itu tidak boleh diutak-atik," tutur Mahfud.

Untuk itu, ia tak terima jika ada anggapan atau tuduhan menyebut pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin anti-Islam.

Mengenai isu kriminalisasi ulama, Mahfud punya penjelasan. Menurutnya, tidak ada ulama yang dipenjara karena melakukan kegiatan keagamaan. Jika ada sedikit orang yang masuk bui, itu karena mereka terbukti bersalah melanggar aturan perundang-undangan.

"Kriminalisasi artinya orang yang tidak melakukan sesuatu kejahatan dipenjara. Sekarang siapa ulama yang dibegitukan? Tidak ada, kecuali yang memang kriminil, memprovokasi, menyebarkan ujaran kebencian," tegasnya seraya menambahkan, jumlah ulama yang terjerat pidana juga sangat sedikit.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US