The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemda Diminta Waspada  Tempat Wisata Bisa Jadi Klaster Covid-19 saat Libur Lebaran
Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan (INDOZONE)
News

Pemda Diminta Waspada  Tempat Wisata Bisa Jadi Klaster Covid-19 saat Libur Lebaran

Agar tidak tsunami Covid-19.

Rabu, 12 Mei 2021 11:14 WIB 12 Mei 2021, 11:14 WIB

INDOZONE.ID - Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dapat memahami potensi kerumunan yang bakal terjadi di tempat wisata saat libur Lebaran 1442 Hijriah.

Sebab menurut Guspardi pandemi Covid-19 belum juga usai, oleh karenanya guna mencegah adanya kerumunan masyarakat lebih baik di momen Idul Fitri ini tempat wisata ditutup oleh Pemda.

Baca juga: Tak Ada Keluhan, Wanita Ini Terkejut saat Cek, Ternyata Kista hingga Rahim Harus Diangkat

"Artinya ada surat menteri atau tidak tapi (kalau) tidak diindahkan percuma juga, yang paling penting kita punya kesamaan visi-misi dalam cegah pandemi Covid-19," ujar Guspardi kepada wartawan, Rabu  (12/5/2021).

Menurut legislator asal Sumbar ini, pelarangan dibukanya tempat wisata selama libur lebaran perlu konsistensi dan ketegasan. Ia pun mendorong pemerintah pusat mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan pembukaan tempat wisata.

Di sisi lain menurut polisi PAN ini penutupan tempat wisata berguna untuk meminimalisir adanya kerumunan, sehingga potensi klaster baru bisa diperkeci demi mencegah meningkatnya kasus positif Covid-19 seperti di India.

"Makanya perlu surat erdaran atau instruksi dari Mendagri (Tito Karnavian) kepada seluruh kabupaten kota dan provinsi, meminta kepada kepala daerah untuk menutup tempat wisata," tegasnya.

Lebih jauh Guspardi menyarankan jika Pemda yang masuk dalam zona hijau dan kuning tetap membuka tempat wisata harus membatasi jam operasional hingga jumlah pengunjungnya.

"Pemberlakuan prokes secara ketat harus tetap di tegakkan dan dilarang keras melakukan kerumanan. Pemda juga harus melibatkan aparat keamanan  untuk mengawasinya," bebernya.

Guspardi menekankan upaya untuk mencegah jauh lebih baik dari pada lepas kendali dan terjadi tsunami covid-19 seperti India. Pasalnya sudah ditemukan varian baru mutasi Covid-19 yang lebih ganas penyebarannya.

"Kita harus sungguh-sungguh waspada. Karena masalah kesehatan dan keselamatan nyawa masyarakat lebih utama penanganannya dari pada aspek-aspek lain," pungkas anggota Baleg DPR RI tersebut. 

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US