Imbas Virus Corona, Penumpang Pesawat di Seluruh Bandara Turun hingga 4,84%
Para penumpang di bandara mengantre tiket. Jumlah penumpang mengalami penurunan akibat wabah virus corona (ANTARA FOTO).
News

Imbas Virus Corona, Penumpang Pesawat di Seluruh Bandara Turun hingga 4,84%

Yang dikelola PT Angkasa Pura II

Kamis, 02 April 2020 09:32 WIB 02 April 2020, 09:32 WIB

INDOZONE.ID - Pergerakan penumpang pesawat di rute domestik dan internasional di seluruh bandara kelolaan PT Angkasa Pura II (Persero), tercatat sebanyak 20,79 juta penumpang atau mengalami penurunan sekitar 4,84% dibandingkan Januari–Maret 2019.  

Periode penurunan jumlah penumpang pesawat itu, bersamaan dengan mulai mewabahnya virus corona (Covid-19) di Indonesia. Pemerintah memang menghentikan beberapa rute penerbangan internasional, hingga sejumlah kepala daerah menutup akses bandara sejak corona mewabah di Tanah Air. 

Di sisi lain, terjadi peningkatan pergerakan pesawat sebesar 3,44% menjadi 184.776 pergerakan dari sebelumnya 178.624 pergerakan.

“Pada dua bulan pertama tahun ini, sebetulnya penerbangan sudah kembali bergairah. Secara year-on-year (YoY), pada Januari 2020 jumlah penumpang naik 3,18% lalu Februari 2020 naik 3,71%. Tetapi pada pada Maret 2020 mengalami penurunan 21,27%," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Kamis, 2 April 2020.

Menurut Awaluddin, penurunan jumlah penumpang pada Maret terjadi karena masyarakat merespons cukup baik anjuran pemerintah untuk tidak bepergian ke luar kota atau ke luar negeri dan memilih stay at home dan work from home (WFH) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Adapun pada kuartal I 2019 PT Angkasa Pura II mengelola 16 bandara, dan pada kuartal I 2020 perseroan mengelola 19 bandara. Tiga tambahan bandara baru adalah Radin Inten II (Lampung), HAS Hanandjoeddin (Belitung) dan Fatmawati Soekarno (Bengkulu).

Sebuah pesawat Sriwijaya berada di hanggar GMF milik Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal).
Sebuah pesawat Sriwijaya berada di hanggar GMF milik Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal).

Dampak Covid-19 dirasakan sejak awal tahun, namun hanya pada penerbangan internasional. Bandara-bandara PT Angkasa Pura II sendiri sebesar 70% melayani penerbangan domestik.

“Pada kuartal I 2020 penurunan penumpang belum terlalu dalam, bahkan pergerakan pesawat justru meningkat karena maskapai menambah kapasitas untuk mengantisipasi peningkatan permintaan di rute domestik,” kata Awaluddin.

Di Soekarno-Hatta (Tangerang), yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, jumlah pergerakan penumpang sepanjang tiga bulan pertama tahun ini sebanyak 12,09 juta penumpang atau turun 5,11% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu pergerakan pesawat turun tipis 0,26% atau menjadi 93.599 pergerakan dari sebelumnya 93.847 pergerakan.

Di Kualanamu (Deli Serdang) sebagai bandara tersibuk kedua yang dikelola PT Angkasa Pura II, jumlah penumpang pesawat Januari – Maret 2020 sebanyak 1,87 juta penumpang atau turun 7,71% secara YoY. Pergerakan pesawat di Kualanamu justru mengalami peningkatan 3,68% dari sebelumnya 15.657 pergerakan menjadi 16.223 pergerakan.

“Kendati jumlah pergerakan penumpang mulai menurun pada Maret 2020 sebagai dampak dari pandemi Covid-19, seluruh bandara PT Angkasa Pura II tetap beroperasi normal dengan selalu mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, pelayanan serta mematuhi peraturan yang ada," ujarnya.

Mahasiswa Aceh diperiksa untuk mendeteksi virus corona di Bandara (ANTARA FOTO).
Mahasiswa Aceh diperiksa untuk mendeteksi virus corona di Bandara Sultan Iskandar Munda (ANTARA FOTO).

Di samping itu, PT Angkasa Pura II juga mengimplementasikan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan instruksi regulator serta sejumlah inovasi perseroan.

Berbagai upaya pencegahan Covid-19 dan kebijakan terbaru terkait dengan perjalanan serta jadwal penerbangan terkini dapat dilihat dari berbagai media yang dimiliki perseroan.

“Sosialisasi mengenai jadwal penerbangan, informasi terkini, peraturan atau kebijakan terbaru terkait Covid-19 kami lakukan lewat berbagai platform seperti website, aplikasi INAirport, media sosial, dan juga melalui layanan contact center Airport 138,” jelas Muhammad Awaluddin.

PT Angkasa Pura II saat ini mengelola 19 bandara yaitu Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Halim Perdanakusuma (Jakarta).

Lalu, Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Supadio (Pontianak), Banyuwangi, Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung), Depati Amir (Pangkalpinang), Sultan Thaha (Jambi), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Kertajati (Majalengka), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh) dan Minangkabau (Padang).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Ivanrida
Sigit Nugroho

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US