Soal Atlet yang Tidur di Kolong Stadion di Ambon Sudah  Diselesaikan
Ilustrasi/Antara/Yulius Satria Wijaya
News

Soal Atlet yang Tidur di Kolong Stadion di Ambon Sudah Diselesaikan

Jumat, 16 Agustus 2019 09:47 WIB 16 Agustus 2019, 09:47 WIB

INDOZONE.ID - Dua atlet peraih medali emas di kejurnas atletik 2019, Empy Pelamonia dan Anies Pelamonia sempat menjadi perbincangan karena diberitakan tidur di bawah kolong stadion Mandala Remaja Karangpanjang Ambon.

Persoalan tersebut diketahui telah diselesaikan secara kekeluargaan. "Saya mencoba memfasilitasi KONI, PASI, serta kedua atlet dan pelatih untuk berbicara dan dianggap selesai di ruang rapat kadis, dan masalah ini juga telah disampaikan ke komisi D DPRD Maluku," ujar Kadispora Maluku, Semy Huwae (16/8/19).

Permasalahan itu sendiri diviralkan di media-media masa. Sementara itu, kadispora mengaku tidak tahu kalau dua atlet ini minta tinggal di asrama PPLP. Empy Pelamonia merupakan peraih medali emas di nomor lari 800 meter putera.

Sedangkan Anies Pelamonia meraih medali emas di nomor 1.500 meter putera dan medali perunggu pada nomor 5.000 meter putera di kejurnas atletik 2019.

"Mereka bilang ke pelatih sebelum pulang ke Haria, nginap di asrama PPLP tetapi sebetulnya kalau atlet yang sudah lulus PPLP tidak boleh masuk lagi sesuai SOP, namun karena pertimbangan kemanusiaan lalu dimasukan saja ke situ," ungkap Semy.

Pada saat hari pertama mereka tidur di asrama. Hari kedua dikunjungi saudaranya dan bercerita hingga larut malam di luar pagar PPLP, sementara itu jam tidur atlet dibatasi. Sehingga saat mereka mau masuk lagi tidak bisa karena pintu sudah dikunci.

Hingga akhirnya, kedua atlet itu pun tidur di tempat transit yang disebut media tidur di bawah kolong tribun Stadion Mandala Remaja Karangpanjang Ambon. Semy mengatakan bahwa peristiwa tersebut tidak ada unsur kesengajaan.

Wakil ketua komisi D DPRD Maluku, Johan Rahantoknam mengakui sudah mendapat penjelasan KONI maupun Dispora Maluku. Persoalan tersebut dianggap selesai karena tidak ada unsur kesengajaan mereka ditelantarkan dan mereka memang memilih menunggu saudaranya di tempat transit.

TAG
Dina
Dina
Dina

Dina

Editor
Dina

Dina

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU