The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Upacara Kemerdekaan di Istana Kepresidenan Hanya Dilakukan 8 Paskibraka
Ilustrasi Paskibraka (Foto: Dok. Setkab)
News

Upacara Kemerdekaan di Istana Kepresidenan Hanya Dilakukan 8 Paskibraka

Jumlah tamu pun akan dibatasi.

Kamis, 06 Agustus 2020 16:05 WIB 06 Agustus 2020, 16:05 WIB

INDOZONE.ID - Gelaran upacara bendera pusaka Merah Putih saat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75, 17 Agustus 2020 nanti hanya akan dilakukan oleh delapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan acara tahunan tersebut rencananya akan digelar secara minimalis dan terbatas, agar meminimalkan risiko penularan Covid-19.

"Untuk menghindari adanya kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan COVID-19, sehingga nanti terpilih delapan orang untuk Paskibraka," kata Heru dalam Konferensi Pers Terkait Peringatan HUT ke-75 RI yang diunggah dalam Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (6/8/2020).

Lebih lanjut, Heru mejelaskan delapan Paskibraka yang terpilih merupakan hasil pemilihan dari anggota Paskibraka 2019. Kedelapan Paskibraka itu akan bertugas pada upacara pengibaran dan juga penurunan Bendera Merah Putih di Istana Kepresidenan, 17 Agustus 2020.

"Kami pilih sesuai kondisi yang ada, 8 orang yang kami pilih. Bapak Presiden akan mengukuhkan. Selanjutnya mewakili tingkat provinsi itu akan dilakukan melalui konferensi video," kata Heru.

Tidak hanya anggota Paskibraka, seluruh peserta dan petugas upacara 17 Agustus 2020 yang hadir di Istana juga akan berjumlah minimalis. Istana menyediakan 3.800 undangan virtual bagi tamu VVIP, mulai dari menteri, gubernur, bupati, hingga wali kota.

"Kami siapkan undangan sebanyak 17.845 bagi masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung melalui media elektronik. Siapa yang cepat, dia dapat, dari seluruh video conference." jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya:
TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
JOIN US
JOIN US