The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Miris, Tiga Anak Kompak Gugat Ibu Kandung Hanya Karena Warisan, Ini Komentar Kuasa Hukum
Mariamsyah (kiri) dan kuasa hukumnya, Ranto Sibarani.
News

Miris, Tiga Anak Kompak Gugat Ibu Kandung Hanya Karena Warisan, Ini Komentar Kuasa Hukum

Senin, 13 Juli 2020 13:55 WIB 13 Juli 2020, 13:55 WIB

INDOZONE.ID - Peristiwa anak menggugat orangtua kandungnya sendiri kembali terulang. Kali ini, kabar tersebut datang dari Sumatera Utara.

Adalah Mariamsyah Siahaan, perempuan yang sudah berusia 74 tahun tersebut digugat oleh tiga anak kandungnya sendiri lantaran tidak kebagian hasil penjualan tanah warisan.

Ketiga anaknya itu menggugat Mariam ke Pengadilan Negeri Tarutung beberapa waktu lalu.

Menurut kuasa hukum Mariam, Ranto Sibarani, kliennya sudah memegang surat kuasa penjualan tanah tersebut dan telah ditandatangi kelima anaknya. 

Tanah seluas 87 meter persegi itu dijual Mariam senilai Rp 1 miliar. Lokasinya berada di Jalan Tuasan, Medan.

Meski sudah mempunyai hak atas penjualan tanah warisan suaminya yang telah meninggal, tiga dari lima anak Mariam justru menuntutnya.

Selain tak terima lantaran sang ibu menjual tanah tanpa sepengetahuannya, mereka juga menuntut ganti rugi senilai Rp 500 juta.

Istilah 'tidak kebagian' juga dianggap kurang relevan pada kasus ini. Sebab, menurut Ranto, kliennya memang belum membagikan hasil penjualan tanah itu kepada siapa pun. 

"Kami yakin ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Apalagi dalam perkara ini, Ibu Mariam belum membagi uang tersebut kepada siapa pun. Usianya sudah 74 tahun, dan anak-anakya bukan orang susah," kata Ranto, Senin (13/7/2020).

Ranto menyayangkan gugatan ini. Sebab, ketiga penggugat tak lain merupakan anak kandung Mariam.

"Seorang anak tidak patut menggugat orangtuanya. Apalagi ibu kandungnya, ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan anak-anaknya. Apalagi anak-anaknya bukan orang susah secara ekonomi," kata Ranto.

Sementara itu, Mariam mengakui jika ketiga anak yang menggugat dirinya berstatus anak kandung.

"Iya (anak kandung)," kata Mariam.

Mariam mengatakan, kelima anaknya telah menandatangani surat kuasa atas penjualan tanah warisan suami. Namun, tiga dari lima anaknya itu melayangkan gugatan setelah tanah terjual Rp 1 miliar.

"Kan sudah dikasih semua hartanya sama saya. Saya kira sudah bisa lah semua saya jual. Memang saya jual lah rumah (tanah) itu, enggak tahu pun orang itu. Karena sudah dikasih ke saya hak jual, itu di depan notaris," ujar Mariam.

"Jadi sudah dijual, keberatan lah dia waktu saya menerima uangnya dari notaris, datang orang itu, itu bagian saya katanya," sambungnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US