The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Uni Emirat Arab Mulai Berlakukan Undang-undang Revisi, Beri Kewarganegaraan untuk Investor
Penguasa Dubai Syeikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, Perdana Menteri dan Wakil Presiden Uni Emirat Arab, menghadiri hari pertama Dubai Air Show di Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (17/11/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Mahmoud Khaled/nz/cfo
News

Uni Emirat Arab Mulai Berlakukan Undang-undang Revisi, Beri Kewarganegaraan untuk Investor

Sabtu, 30 Januari 2021 20:08 WIB 30 Januari 2021, 20:08 WIB

INDOZONE.ID - Uni Emirat Arab (UAE) mulai memberlakukan undang-undang hasil revisi yang memperbolehkan pemerintah memberi status kewarganegaraan kepada para investor dan kalangan profesional.

Kriteria untuk pemberian kewarganegaraan itu diantaranya ialah ilmuwan, dokter beserta keluarga mereka. 

Hal itu disamapaikan langsung oleh Wakil Presiden UAE Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, yang menyebut akan menominasikan calon yang dianggap pantas mendapatkan kewarganegaraan.

"Kabinet UAE, pengadilan di masing-masing wilayah, dan dewan eksekutif akan menominasikan calon yang mereka anggap pantas mendapatkan kewarganegaraan sesuai dengan serangkaian kriteria yang berlaku," kata Sheikh Mohammed seperti dilansir Antara pada Sabtu (30/1/21).

"Undang-undang (yang baru, red) mengizinkan pemegang paspor UAE mempertahankan status kewarganegaraannya yang lama," kata Sheikh Mohammed menambahkan.

Sejauh ini belum jelas apakah para penerima paspor UAE itu akan mendapatkan jaminan kesehatan dan pelindungan sosial dari pemerintah. UAE menghabiskan miliaran dolar AS tiap tahunnya untuk pendidikan gratis, layanan kesehatan, bantuan kredit rumah, dan pinjaman untuk kurang lebih 1,4 juta penduduknya.

Warga asing di UAE umumnya memperpanjang visa, tetapi hanya berlaku untuk beberapa tahun sesuai dengan kontrak kerja mereka di negara tersebut. Otoritas setempat dalam beberapa waktu terakhir memperbarui kebijakan pembaruan visa yang lebih fleksibel.

Pemerintah UAE juga menawarkan izin tinggal yang lebih lama untuk beberapa tipe investor, mahasiswa, dan kalangan profesional.

UAE tahun lalu juga memperpanjang sistem visa "emas"-nya, yang memberikan izin tinggal di UAE selama 10 tahun untuk beberapa ahli, lulusan jurusan tertentu, dan pihak lain.

Sektor ekonomi di UAE, yang bergantung erat pada produksi minyak dan gas, ikut terdampak oleh pandemi COVID-19. Turunnya harga minyak dunia menyebabkan puluhan ribu ekspatriat keluar dari negara itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Putri Octapia Saragih

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US