The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Universal Studio Japan Hadirkan Atraksi Baru Bertema 'Super Mario'
Tampilan atraksi Super Mario di Universal Studio Japan. (photo/Dok. REUTERS)
News

Universal Studio Japan Hadirkan Atraksi Baru Bertema 'Super Mario'

Kamis, 18 Maret 2021 15:46 WIB 18 Maret 2021, 15:46 WIB

INDOZONE.ID - Universal Studio Japan (USJ) dilaporkan telah membuka atraksi bertema Mario senilai US$ 550 juta di pandemi ini. Hal ini menjadi lompatan besar bagi pembuat game Nintendo Co Ltd di luar dunia virtual. 

Penambahan ini menambah daftar waralaba USJ, yang mencakup 'Minions' dan 'Jurassic Park' dalam persaingannya dengan Disney, dengan tukang ledeng berkumis yang datang mengunjungi taman Universal lainnya di seluruh dunia. 

Masuk melalui pipa lungin raksasa, para pengunjung 'Super Nintendo World', versi dunia nyata dari game Kerajaan Shigeu Miyamoto, Mushrom Kingdom akan bertemu dengan tanaman piranha yang sedang mengunyah, blok koin yang dapat dilubangi, dan Mount Beanpole dengan puncak bendera. 

Di atraksi, yang pembukaannya ditunda berulang kali dari musim panas lalu karena pandemi COVID-19, pengunjung dapat membeli 'power-up band' senilai US$ 30 yang disinkronkan dengan aplikasi taman untuk memberikan peringkat ketika mereka mengumpulkan koin dan kalahkan penjahat. Melihat hal itu, Wakil Presiden Departemen Pemasaran USJ yaitu Ayumu Yamamoto memberikan komentarnya.

“Anda bisa menjadi Mario,” ungkap Ayumu Yamamoto. 

Gelang itu dibuat dari tongkat interaktif dalam atraksi Harry Potter dan tradisi gadget permainan taktil Nintendo dan bertujuan memanfaatkan daya tarik Mario untuk dorong kunjungan berulang ke taman. Undian baru di 'Super Nintendo World' termasuk 'Mario Kart: Koopa's Challenge', wahana yang menggunakan headset augmented realitu, dan 'Yoshi's Adventure' yang lebih tenang untuk pengunjung yang lebih muda. 

Pembukaan kawasan ini merupakan jawaban atas rasa frustasi investor atas keengganan Nintendo untuk lebih agresif mengkomersikan basis penggemarnya. Perusahaan konsol game Switch yang berbasis di Kyoto ini telah membuktikan pemenang pandemi sementara terjun ke dalam game seluler telah terhenti.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US