The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bejat, Kiai Pesantren Perkosa 15 Santriwatinya, Semua Korban Berusia 16-17 Tahun
Kiri: Ilustrasi santriwati, Kanan: Kiai SB yang memperkosa para santriwatinya. (YouTube)
News

Bejat, Kiai Pesantren Perkosa 15 Santriwatinya, Semua Korban Berusia 16-17 Tahun

Senin, 15 Februari 2021 17:36 WIB 15 Februari 2021, 17:36 WIB

INDOZONE.ID - Seorang kiai berinisial SB (49 tahun) yang merupakan pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tega mencabuli santriwatinya. 

Tragisnya, bukan satu atau dua orang yang jadi korban, melainkan belasan orang. Diperkirakan, setidaknya 15 orang sudah yang menjadi korban.

SB telah diringkus oleh Polres Jombang pada Kamis malam (11/2/2021). Ia ditangkap berkat laporan dari dua orang tua yang anaknya menjadi korban kebejatannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SB bahkan sudah mencabuli para santriwatinya sejak dua tahun terakhir. Sejauh ini, korban yang melapor sudah enam orang, namun besar kemungkinan korbannya masih banyak yang belum melapor.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, korban rata-rata berusia 16 dan 17 tahun.

"Karena yang bersangkutan ini sebagai pimpinan pondok pesantren sehingga ada rasa takut korban," ujarnya dalam jumpa pers baru-baru ini.

Dalam melakukan perbuatannya, SB akan menyambangi asrama putri dan mengetuk pintu mereka. Ia kemudian masuk dan memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya.

Menurut salah satu santriwati yang jadi korban, SB kerap memaksa korban untuk melakukan seks oral dengan dalih agar ilmu yang diterima korban menjadi berkah di kemudian hari.

Bukan sekali dua kali, SB melakukan perbuatannya itu kepada santriwati tersebut sebanyak lebih dari tiga kali.

Yang mengejutkan lagi, salah satu korban merupakan pacar dari anak kandung SB. 

Karena tak kuat menanggung siksaan kiai bejat tersebut, santriwati malang asal Jogoroto itu pun kemudian memilih kabur dari pondok pesantren tersebut.

"Bukan asal Jombang saja, ada juga korban yang dari Jawa Tengah, dari luar daerah. Kemungkinan ada lagi, nanti kita kembangkan lagi," terang Agung.

Dalam mencabuli santriwatinya, SB juga bukan sembarang pilih. Ia memilih santriwatinya yang berparas cantik untuk melampiaskan hawa nafsunya.

"Semua santri sudah dipulangkan semua sampai masalah ini diproses," kata Agung.

Buntut dari kasus ini, warga sekitar pondok pesantren tersebut mendesak pemerintah dan polisi untuk menutup ponpes tersebut.

Saat ditangkap polisi, SB dengan entengnya mengaku kalau dirinya khilaf.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US