The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Terungkap! Bocah Pelanggar Prokes Ternyata Cuma Ngaku-ngaku Keluarga Jenderal
Remaja langgar prokes ngaku keluarga jenderal (Dok Polres Tangsel)
News

Terungkap! Bocah Pelanggar Prokes Ternyata Cuma Ngaku-ngaku Keluarga Jenderal

viral di medsos.

Rabu, 07 Juli 2021 20:22 WIB 07 Juli 2021, 20:22 WIB

INDOZONE.ID - Polres Tangerang Selatan membeberkan satu fakta baru di balik kasus viralnya bocah pelanggar prokes yang ngaku mempunyai keluarga jenderal bintang dua. Ternyata bocah tersebut hanya mengaku-ngaku saja.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin. AKBP Iman menyebut bocah tersebut hanya mengaku-ngaku memiliki kerabat jenderal.

"Kita ketahui sempat viral di medsos dan viral di pemberitaan online bahwa yang bersangkutan mengaku memiliki saudara jenderal namun, setelah diklarifikasi pernyataan tersebut tidak benar," kata Iman dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel, Rabu (7/7/2021).

Iman menyebut pihaknya juga sudah mendalami terkait keluarga pelaku. Hasilnya, bocah tersebut tidak memiliki kerabat jenderal polisi maupun TNI.

"Setelah hasil pemeriksaan tidak ada keterkaitan, tidak memiliki saudara jenderal baik TNI maupun Polri," beber Iman.

Diperkirakan bocah tersebut mengaku memiliki kerabat jenderal hanya untuk pembelaan diri. Namun, Iman memastikan pihaknya tetap menindak tegas pelaku.

"Walaupun tadi yang bersangkutan menyampaikan saat penegakan hukum kemarin sampaikan memiliki saudara jenderal, tapi tetap keselamatan masyarakat yang utama sehingga hukum tidak pandang bulu dan harus ditegakkan," kata Iman.

Seperti diketahui, sebuah video viral di media sosial menampilkan aksi arogan seorang bocah yang belakangan diketahui berinisial RMBF (21) ketika ditegur karena melanggar prokes. Saat ditegur oleh petugas gabungan, bocah tersebut sempat mengaku memiliki keluarga jenderal polisi bintang dua.

Polisi sendiri sudah menetapkan bocah tersebut sebagai tersangka dalam kasus ini. Bocah tersebut dikenakan Pasal 216 ayat 1 KUHP UU nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
Samsudhuha Wildansyah
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US