The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Hari Pers Jadi Wadah yang Tepat untuk Kampanyekan Menjaga Anoa dan Rusa dari Kepunahan
Anoa yang merupakan satwa khas Sulawesi yang dilindungi. (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)
News

Hari Pers Jadi Wadah yang Tepat untuk Kampanyekan Menjaga Anoa dan Rusa dari Kepunahan

Kamis, 27 Januari 2022 11:42 WIB 27 Januari 2022, 11:42 WIB

INDOZONE.ID - Sulawesi Tenggara identik dengan satwa endemik, Anoa dan Rusa. Dua spesies satwa langka itu kini dalam bayang-bayang ancaman kepunahan. Untuk menjaga dari potensi kepunahan, panitia Hari Pers Nasional 2022 di Sultra menggelar lepasliar anoa dan rusa.

Presiden RI, Joko Widodo diagendakan akan melepasliar anoa dan rusa di Taman Nasional Rawa Aopa (TNRA) Watumohai, 8 Februari 2022. 

Kepala Balai TNRA Watumohai, Ali Bahri mengatakan institusinya siap menyukseskan lepasliar anoa dan rusa. Lima ekor rusa disiapkan. Sedangkan satwa anoa perlu penambahan.

"Dua anoa kami datangkan dari Kolaka dan Breeding Center. Satu pasang. Satu ekor dari Kolaka hari ini sampai (25 Januari,red) sedangkan anoa dari Manado Breeding Center masih dalam perjalanan. Posisi saat ini di Poso (25 Januari,red)," ujar Ali Bahri kepada panitia daerah HPN dan tim survei kesiapan lepasliar anoa dalam keterangannya yang diterima, Kamis (27/1/2022).

Ali Bahri menegaskan Balai TNRA Watumohai secara teknis sudah sangat siap untuk agenda lepas liar anoa dan rusa. Lokasi lepasliar berada dalam kawasan penangkaran anoa dan rusa. 

"Bagi saya, lepasliar anoa dan rusa oleh Presiden ini momen sangat penting untuk menunjukan kepada publik (masyarakat) bahwa Anoa ini hewan endemik Sultra. Dan dengan Presiden melepaliar anoa maka poin pentingnya adalah masyarakat memahami bahwa Anoa ini betul-betul dilindungi negara," tegas Ali Bahri.

Anoa, Hewan Langka, Satwa Langka
Lokasi pelepasan Anoa dan Rusa di Sulawesi Tenggara. (Dok. Panitia HPN)

BACA JUGA: Demi Selamatkan Satwa Liar, Pria Ini Rela Jual Asetnya

Ali Bahri mengaku soal kesiapan helipad, bergantung permintaan Paspampres atau TNI AU. Namun sejauh ini, Ali Bahri belum mendapat instruksi membuat helipad. Yang pasti, jika ada permintaan, Ali siap membangun dan lokasinya sangat memungkinkan.

"Sebenarnya ada satu helipad dengan kantor pemadam kebakaran,"ungkapnya. 

Kepala Balai TNRA Watumohai bersama tim survei panitia daerah HPN 2022 bersama-sama meninjau dan memastikan lokasi lepasliar anoa dan rusa. Beberapa pekerja sedang mengecat jembatan besi yang menjadi akses menuju bangunan utama (semacam tower pemantauan). Di menara itu, beberapa pekerja mengecat bangunan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US