Gaes Simak Nih! 6 Tips Sukses Ala Putri Tanjung
Putri Indahsari Tanjung (Instagram/@putri_tanjung)
News

Gaes Simak Nih! 6 Tips Sukses Ala Putri Tanjung

Selasa, 03 Desember 2019 09:42 WIB 03 Desember 2019, 09:42 WIB

INDOZONE.ID - Staf Khusus (stafsus) Presiden dari kalangan milenial Putri Indahsari Tanjung berbagi pengalaman dalam berinovasi. 

Putri sendiri terpilih menjadi Staf Khusus Presiden termuda pada usia 23 tahun, karena pengalamannya menjadi motivator dan penggiat kegiatan kreatif kaum milenial sejak usia 15 tahun.

Sebelum menjadi Staf Khusus Presiden, Putri dikenal sebagai enterpreneur dan pendiri Creativepreneur Event Creator yang kerap membuat acara bertemakan anak muda dan kewirausahaan dengan konsep khas milenial. 

Menurut Putri, generasi milenial harus kreatif, inovatif dan kolaboratif, yang semuanya bermuara pada perubahan pola pikir (mindset). Menurutnya, inovasi merupakan proses yang terus berlanjut dan terus berkembang setiap detiknya di era digital. 

"Ada enam langkah kunci inovasi, yakni identifikasi permasalahan (identifiy), mencari alternatif ide (ignite), lalu dipelajari rencana/ide mana yang paling efektif (investigate). Setelah dipelajari dan dipilih, maka harus diikuti dengan investasi (invest) untuk diterapkan (implement), kemudian terus dikembangkan (improve)," kata Putri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/12). 

Senada dengan pernyataan Putri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk bisa bersaing, generasi milenial harus mempunyai pola pikir yang adaptif (agile mindset) untuk mengomunikasikan secara jelas visi yang ingin dicapai, mengembangkan hasil kerja dan bertindak sebagai agen perubahan (catalyze change) dalam suatu organisasi.

Tak hanya di dunia kewirausahaan, menurut Menteri Basuki semua langkah inovasi tersebut juga diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan di Kementerian PUPR. 

"Dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur, juga diawali dengan identifikasi masalah yang berupa usulan," tuturnya. 

Basuki mencontohkan seperti halnya di Provinsi NTT yang sangat membutuhkan air untuk mendukung ketahanan pangan, maka harus dicari alternatif solusi apakah lewat air tanah, bendungan atau embung. 

"Kita pelajari, pilih metode yang terbaik, lalu baru kita berinvestasi dengan pembangunan dan terus melakukan improvisasi," pungkasnya. 

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Astrid
Sigit Nugroho
Astrid

Astrid

Writer
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU