The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Begini Kronologi Pengungkapan Kasus 1,1 Ton Sabu oleh Polda Metro
Kapolri pimpin konferensi pers 1,1 ton sabu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Begini Kronologi Pengungkapan Kasus 1,1 Ton Sabu oleh Polda Metro

Ini detailnya.

Senin, 14 Juni 2021 18:50 WIB 14 Juni 2021, 18:50 WIB

INDOZONE.ID - Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya baru saja berhasil menciduk jaringan narkoba jaringan Timur Tengah-Indonesia dengan barang bukti 1,129 ton sabu. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pun membeberkan dengan detail kronologi pengungkapan kasus ini.

1. Awal mula pengungkapan kasus.

Kasus ini merupakan pengembangan kasus peredaran ratusan kilogram sabu yang diusut oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran membentuk Satgas Khusus untuk menangani kasus ini.

Baca juga: Istri Syok saat Tau Suami Diam-diam Nikah Siri dengan Wanita Lain, Bahkan Sudah Punya Anak

"Untuk penangkapan kali ini dilakukan oleh rekan-rekan anggota Polda Metro dan Polres Jakpus secara berturut di akhir Mei sampai bulan Juni," kata Kapolri Jenderal Sigit dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Dalam waktu sekitar 20 hari, polisi berhasil menangkap tujuh tersangka.

2. Tujuh tersangka di tangkap di empat TKP berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan di kawasan Gunung Sindur, Bogor dengan tersangka NR dan HA. Polisi lebih dulu memantau pergerakan kedua tersangka yang membawa sebuah mobil diduga berisi narkotika.

Polres Jakpus pun melakukan pembuntutan dan berhasil menghentikan mobil tersebut. Setelah digeledah, mobil tersebut membawa narkotika jenis sabu.

Dalam penangkapan pertama ini, polisi menyita barang bukti seberat 393 kg sabu. Dua tersangka pun diintrogasi lebih lanjut.

"Kemudian (TKP) kedua di Pasar Moderen Bekasi dengan barang bukti 511 kg, ketiga di Apartemen Basura, Jaktim, ke empat di Apartemen Green Pramuka," beber Sigit.

3. Total barang bukti sebanyak 1,129 ton sabu.

Dalam kasus ini, total polisi menyita 1,129 ton narkotika jenis sabu dan berhasil menangkap lima WNI dan dua WNA asal Nigeria. Dari ketujuh tersangka ini, dua diantaranya merupalan pengendali jaringan di lapas Cilegon.

"Jaringan Timur Tengah yang kali ini mereka bekerjasama dengan warga negara baik Indonesia maupun asing yang menjadi narapida lapas di Cilegon," kata Sigit.

4. Para tersangka diganjar hukuman berat.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2, Pasal 115 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 123 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Para tersangka terancam hukuman seumur hidup atau mati.

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US