The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ketimbang Mal, DPR Klaim Anak-anak Lebih Rindu Masuk Sekolah
Siswa berpamitan kepada gurunya seusai pembelajaran tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi, Jakarta Selatan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
News

Ketimbang Mal, DPR Klaim Anak-anak Lebih Rindu Masuk Sekolah

Dinilai ingin bertemu guru dan teman-teman sekolahnya

Rabu, 22 September 2021 11:45 WIB 22 September 2021, 11:45 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah kembali memperlonggar aturan dalam perpanjangan Masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel. Di mana membolehkan anak 12 tahun ke bawah untuk berkunjung ke dalam mal.

Mengenai hal tersebut Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menuturkan saat ini anak-anak lebih rindu untuk kembali ke sekolah bertemu dengan teman-teman dan gurunya. Sehingga mereka tidak rindu untuk bisa masuk ke mal.

"Setahu ku anak-anak rindu sekolah, tidak rindu mal. Karena itu, di mata saya ya, yang membidangi pendidikan, rasanya belum perlu anak-anak kita untuk diberi akses, diberi kesempatan untuk ke mal," kata Huda kepada wartawan, Rabu (22/9/2021).

Huda berujar alangkah baiknya pemerintah memanfaatkan momen melandainya kasus Covid-19 ini untuk opsi untuk pembelajaran tatap muka (PTM) dibandingkan dengan mempermudah anak untuk bisa masuk mal.

"Lebih baik anak-anak kembali ke sekolah. Jadi memanfaatkan momentum ini ketimbang ke mal, mending balik ke sekolah. Dan ini dirindukan anak-anak," harap dia.

Dia pun meyakini jika dimintai pendapat kebanyak anak-anak lebih meminta kembali ke sekilah dibandingkan pergi ke sekolah.

"Kira-kira sederhana ya, anak-anak disuruh milih, dikasih opsi, milih ke mal atau ke sekolah, saya meyakini hasil surveinya kira-kira 99 persen anak-anak akan ingin kembali ke sekolah. Karena anak-anak rindu kembali ke sekolah," ungkapnya.

Sebelumnya diwartakan PPKM yang diperpanjang dengan beberapa aturan yang dilonggarkan, membuat anak usia 12 tahun ke bawah boleh ke mal dengan bimbingan orang tua.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US