The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

DPR Prediksi Presiden Jokowi Akan Kirim Supres Terkait Panglima TNI di Awal November
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid (INDOZONE/Harits Tryan Akhmad)
News

DPR Prediksi Presiden Jokowi Akan Kirim Supres Terkait Panglima TNI di Awal November

Marsekal Jendral TNI Hadi Tjahjanto bakal memasuki masa pensiun.

Senin, 18 Oktober 2021 16:24 WIB 18 Oktober 2021, 16:24 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid memprediksi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengirim surat presiden perihal pergantian Panglima TNI pada awal bulan November.

Seperti diketahui Marsekal Jenderal TNI Hadi Tjahjanto bakal memasuki masa pensiun pada akhir bulan November 2021 mendatang. Hingga kini Presiden belum juga mengirim nama pengganti Marsekal Hadi.

“Ya kurang lebih awal-awal November, begitu yang saya dengar terakhir,” ujar Meutya di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (18/10/2021).

Meutya menyatakan memang masih ada batas waktu perihal Panglima TNI baru masih terbilang cukup. Apalagi sekarang ini DPR sedang memasuki masa reses sampai dengan akhir bulan.

“Jadi gak harus diburu-buru juga, ini keputusan penting kita memilih Panglima TNI,”  jelas dia.

Disisi lain, Politisi Partai Golkar ini mengatakan, DPR akan menunggu dan memberikan waktu kepada Presiden Jokowi untuk memilih Panglima. Terlebih pemilihan tersebut adalah hak prerogatif dari kepala negara.

“Jadi saya rasa gapapa DPR ini memberikan waktu yang diperlukan oleh Presiden sebagai pemegang prerogatif untuk menentukan Panglima TNI supaya yang terpilih nanti yang terbaik, selama tidak melanggar batasan-batasan aturannya,” tuturnya.

Dijelaskan Meutya jika surat presiden masuk di bulan November maka selanjutnya DPR melalui Komisi I akan melakukan fit and proper test

“Dan memang kalo di masa sidang berikutnya, itu memang masih masuk waktunya. Jadi tidak ada yang Salah juga kalo dilakukan di awal masa sidang. Kita kan akan buka masa sidang di awal November, kita punya waktu sampai di akhir masa November sebetulnya,” papar Meutya.

“Tapi terkait kapan fit and proper dan lain-lain itu nanti setelah di paripurna diumumkan sudah ada surat masuk Presiden, Komisi I akan menggelar rapat untuk menentukan gitu kapan harinya,” imbuh dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US