Ma'ruf Amin Kalem Hadapi Polemik Wakil Panglima TNI 
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi santai polemik terkait jabatan Wakil Panglima TNI (Antara/Akbar Nugroho Gumay).
News

Ma'ruf Amin Kalem Hadapi Polemik Wakil Panglima TNI 

Ivanrida
Jumat, 08 November 2019 16:00 WIB 08 November 2019, 16:00 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi santai jabatan Wakil Panglima TNI yang menimbulkan polemik. Ma'ruf berpandangan jabatan itu perlu dihadirkan kembali jika menilik situasi saat ini. 

Jabatan Wakil Panglima TNI kali terakhir diisi Fachrul Razi. Namun, pos itu kemudian dihapus Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid karena dianggap mubazir. 

Akan tetapi, melalui Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia yang ditandatangani Jokowi, jabatan Wakil Panglima TNI kembali dihidupkan.

"Ya karena ada kebutuhan untuk efektivitas tugas karena (tugas panglima) luas, berat. Kemudian panglima sering keluar, sehingga perlu ada wakil panglima," kata Ma'ruf di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (8/11).

Namun, jabatan Wakil Panglima TNI dianggap bertentangan dengan prinsip perampingan birokrasi yang digaungkan Presiden Joko Widodo sejak masa kampanye.

Kini Ma'ruf pun meredam isu tersebut. Dia menilai jabatan Wakil Panglima TNI tidak melanggar konstitusi selama dibutuhkan instansi terkait. 

"Saya kira soal prinsip efisiensi harus kita pertahankan. Namun, apabila ada kebutuhan efektivitas tugas, bukan berarti tidak boleh ada pengembangan. Dulu kan sudah ada wakil panglima, tetapi dianggap tidak diperlukan. Kalau sekarang jangkauannya luas, tantangannya," ujar Ma'ruf. 

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Ivanrida
Ivanrida

Ivanrida

Editor
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU