The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kirim Pesan Umpatan di WhatsApp ke Teman Serumah, Wanita Inggris Ini Ditahan di Dubai
Logo WhatsApp (REUTERS/Thomas White)
News

Kirim Pesan Umpatan di WhatsApp ke Teman Serumah, Wanita Inggris Ini Ditahan di Dubai

Kamis, 04 Februari 2021 14:38 WIB 04 Februari 2021, 14:38 WIB

INDOZONE.ID - Seorang warga Inggris ditahan di Dubai setelah teman satu flatnya melapor ke polisi atas satu kata umpatan yang dikirim dalam sebuah pesan selama lockdown.

Wanita yang berusia 30 tahun itu telah menghubungi teman serumahnya tentang rencana menggunakan meja makan saat bekerja dari rumah beberapa bulan lalu.

Diskusi kemudian meningkat dan manajer sumber daya manusia menggunakan satu kata umpatan di WhatsApp, sebelum melupakan argumen tersebut.

Tapi perselisihan itu muncul kembali ketika wanita itu baru-baru ini mencoba meninggalkan Dubai, tempat di mana dia tinggal tanpa masalah sejak 2018.

Saat di bandara, wanita yang tidak ingin disebutkan namanya itu ditarik oleh pihak berwenang dan diberitahu bahwa dia tidak diizinkan untuk pergi karena telah melakukan kesalahan.

Wanita itu telah mengetahui bahwa teman satu flatnya membuat tuduhan terhadapnya dan dia sekarang sedang diselidiki karena undang-undang kejahatan dunia maya yang ketat di Dubai.

"Saya tidak pernah mendapat masalah dalam hidup saya, dan saya terkejut bahwa saya telah dikriminalisasi karena pertukaran WhatsApp pribadi dengan seseorang yang tinggal bersama saya," katanya kepada pihak polisi.

"Yang lebih buruk, pesan itu berasal dari berbulan-bulan yang lalu dan baru sekarang, ketika saya telah mengirim semua barang saya, memesan penerbangan dan ketika visa saya hampir kedaluwarsa," lanjutnya.

"Aku mencoba memintanya untuk membatalkan kasus ini, tetapi dia tampaknya tidak peduli dengan dampak yang ditimbulkannya," tambah wanita itu.

Radha Stirling, CEO Detained in Dubai and Due Process International, memperingatkan pengunjung ke Uni Emirat Arab dalam sebuah pernyataan.

"Pengunjung ke UEA dapat ditangkap, ditahan, dan dituntut atas kata sumpah serapah, pernyataan ofensif atau komentar yang merendahkan mengatakan di saat panas, dan undang-undang kejahatan dunia maya UEA bersifat ekstrateritorial, yang berarti bahwa pernyataan itu bisa dibuat dari luar UEA," jelas Radha Stirling.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Fitri
JOIN US
JOIN US