The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemerintah Kirim SMS Broadcast ke 500 Ribu Nakes Untuk Disuntik Vaksin Covid-19
Petugas menunjukan registrasi calon penerima vaksin COVID-19 Sinovac saat simulasi di Puskesmas Kawatuna di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (13/1/2021). (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)
News

Pemerintah Kirim SMS Broadcast ke 500 Ribu Nakes Untuk Disuntik Vaksin Covid-19

Rabu, 13 Januari 2021 22:57 WIB 13 Januari 2021, 22:57 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia telah mengirimkan broadcast SMS notifikasi kepada sekitar 500 ribu tenaga kesehatan di 91 kabupaten/kota untuk proses registrasi vaksinasi COVID-19 tahap pertama.

"Kami sudah melakukan SMS broadcast sejak kemarin, sekitar 500 ribu orang tenaga kesehatan di 91 kabupaten/kota," kata Direktur Digital Bussiness PT Telkom Indonesia Muhammad Fajrin dalam konferensi pers daring yang dipantau di Jakarta, Rabu (13/1) dikutip dari ANTARA.

Pengiriman SMS notifikasi tersebut ditujukan bagi individu tenaga kesehatan yang terdata sebagai sasaran vaksinasi tahap pertama yang akan mulai dilakukan pada 15 Januari 2021.

Setiap tenaga kesehatan yang mendapatkan SMS notifikasi diharuskan untuk melakukan registrasi ulang melalui laman www.pedulilindungi.id, aplikasi ponsel Peduli Lindungi, atau melalui layanan SMS atau UMB di *119#.

Tenaga kesehatan diharuskan melakukan registrasi ulang untuk menentukan tempat fasilitas layanan kesehatan dan jadwal vaksinasi sesuai dengan kesediaan individu yang bersangkutan. Setelah selesai registrasi ulang, tenaga kesehatan akan mendapatkan tiket elektronik untuk vaksinasi berupa QR code.

Tujuan registrasi ulang untuk menentukan fasilitas kesehatan untuk vaksinasi dan waktu kedatangan dimaksudkan untuk ketersediaan dosis vaksin di suatu faskes. Sementara jadwal vaksinasi dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan antrean yang bisa menyebabkan kerumunan dalam proses vaksinasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US