The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Diduga Gara-gara Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakarta Pusat Dicopot
Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Senin (8/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
News

Diduga Gara-gara Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakarta Pusat Dicopot

Sabtu, 28 November 2020 14:36 WIB 28 November 2020, 14:36 WIB

INDOZONE.ID - Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Bayu Meghantara resmi dicopot dari jabatannya sejak Rabu, 25 November 2020. Namun, kabar pemberhentian Bayu baru beredar pada Sabtu (28/11/2020).

Pemberhentian Bayu tertuang dalam surat Sekda DKI Jakarta yang ditandatangani oleh Penjabat Sekda DKI Sri Haryati. Dalam surat itu diterangkan bahwa Bayu dibebaskan sementara dari tugas jabatannya.

Posisi Wali Kota Jakarta Pusat kini diserahkan kepada wakil Bayu, Irwandi, yang memiliki pangkat Pembina Utama Muda. Irwandi ditetapkan sebagai Pelaksana Harian Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat di samping jabatannya sebagai Wakil Wali Kota sampai wali kota definitif melaksanakan tugas kembali.

Ist
Irwandi ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Irwandi sebagai Pelaksana Harian tidak memiliki kewenangan untuk mengambil atau menetapkan keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis.

"Antara lain penetapan perubahan rencana strategis rencana kerja pemerintah dan perubahan status hukum kepegawaian (pengankatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai)," demikian kata Sri dalam surat tersebut.

ist
Surat pemberhentian Bayu Meghantara. (ist)

Pencopotan Bayu ini diduga berkaitan dengan kerumunan  yang tercipta di kediaman Rizieq Shihab di Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, saat hajatan pernikahan putri keempat Rizieq beberapa waktu lalu.

Bayu sendiri termasuk salah satu pihak yang dipanggil Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi, selain Gubernur DKI Anies Baswedan, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Kabiro Hukum DKI Yayan Yuhana, dan Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu.

Lantik Relawan Anti COVID-19

Sehari setelah menggantikan Bayu, Irwandi langsung melantik sejumlah pemuda yang tergabung dalam relawan gerakan anti COVID-19 dari berbagai kelurahan di wilayahnya.

"Gerakan relawan ini datang langsung dari masyarakat. Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta bahwa penanganan COVID-19 harus mengedepankan  kolaborasi," ujar Irwandi.

Relawan anti COVID-19 ini telah tersebar di 40 kelurahan di Jakarta Pusat. Mereka telah bergerak sejak awal pandemi COVID-19 pada Maret 2020.

Diharapkan relawan anti COVID-19 tersebut dapat membuat pencegahan penyakit tersebut lebih efektif di kalangan masyarakat.

"Jadi kalau bisa masyarakat setiap RT dan RW ada relawan yang berikan masukan ke Pemerintah Kota Jakarta Pusat dan berikan sosialisasi ke masyarakat bahwa COVID-19 masih berbahaya sampai saat ini," kata Irwandi, seperti dilansir Antara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US