Anies: Kelemahan E-Budgeting Dikoreksi, Bukan Diviralkan
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
News

Anies: Kelemahan E-Budgeting Dikoreksi, Bukan Diviralkan

Minggu, 03 November 2019 15:39 WIB 03 November 2019, 15:39 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan kelemahan sistem e-budgeting oleh Provinsi DKI Jakarta dalam hal penganggaran seharusnya segera dikoreksi dan bukan justru diviralkan.

"Kami mengetahui (kelemahan sistem e-budgeting) ini sejak tahun lalu. Tapi itu tadi, kami ini di pemerintahan. Kalau ada masalah, ya dikoreksi, diperbaiki, bukan diramaikan (diviralkan). Insya Allah nanti segera beres," kata Anies di Jakarta, Minggu (3/11).

Anies juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan sistem e-budgeting lebih pintar dari sistem warisan pemimpin sebelumnya.

Salah satu contoh kemampuan dari sistem terbaru itu adalah mampu mengecek detail anggaran, hingga komponen yang tidak perlu dicek secara manual oleh manusia.

Sistem baru itu nantinya digunakan pada Januari 2020. Harapannya, ini bisa membuktikan proses penganggaran di DKI Jakarta bersifat transparan.

"Di dalam semua organisasi. Selalu ada yang rajin, ada yang kurang rajin, ada yang tidak rajin. Ada yang jujur, ada yang kurang jujur, ada yang tidak jujur. Sistem yang dibuat itu harus berfungsi menaklukkan semua itu," kata Anies.

Adapun sistem e-budgeting itu dirancang oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada 2013 lalu, melalui Peraturan Gubernur Nomor 145 tahun 2013. Sistem tersebut kemudian dijalankan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjabat Gubernur pada 2015.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rizka
Rizka
Rizka

Rizka

Writer
Rizka

Rizka

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU