The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

KPK Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Dugaan Korupsi Helikopter AW-101 ke Pengadilan
Gedung KPK (INDOZONE/Asep Bidin Rosidin)
News

KPK Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Dugaan Korupsi Helikopter AW-101 ke Pengadilan

Kamis, 06 Oktober 2022 17:57 WIB 06 Oktober 2022, 17:57 WIB

INDOZONE.ID - Tim Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan dakwaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101 dengan tersangka Irfan Kurnia Saleh alias Jhon Irfan Kenway 

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan,  Irfan bakal diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

“Hari ini (6/10), Jaksa Yoga Pratomo telah selesai melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan dengan Terdakwa Irfan Kurnia Saleh alias Jhon Irfan Kenway ke Pengadilan Tipikor pada PN Pusat,” kata Ali Fikri, Rabu, (6/10/2022).

Ali mengatakan, saat ini status penahanan Irfan Kurnia menjadi wewenang pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

“Saat ini, status penahanan Terdakwa menjadi wewenang sepwnuhnya pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat,” ungkapnya.

Baca Juga: Pegiat Antikorupsi Feri Amsari Laporkan Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan ke Dewas

Lebih lanjut, Ali mengatakan pihaknya kini menunggu keputusan penunjukan Majelis Hakim dan hari sidang perdana. Agenda sidang perdana, yakni pembacaan surat dakwaan. 

“Untuk agenda sidang pertama dengan pembacaan surat dakwaan, Tim Jaksa masih menunggu terbitnya penetapan penunjukkan Majelis Hakim dan penetapan hari sidang perdana dimaksud,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK menduga korupsi yang dilakukan Irfan Kurnia menyebabkan kerugian keuangan negara senilai Rp 224 miliar dari nilai kontrak Rp 738, 9 miliar dalam pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101.

Baca Juga: Update Kasus Garuda Indonesia, KPK: Eks Anggota DPR hingga Swasta Sudah Diperiksa 

Diketahui, Irfan Kurnia Saleh alias John Irfan Kenway merupakan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri sekaligus Pengendali PT Karsa Cipta Gemilang.

"Akibat perbuatan IKS (Irfan Kurnia Saleh) diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sejumlah sekitar Rp 224 miliar dari nilai kontrak Rp 738, 9 miliar," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US