Jokowi Beri Kelonggaran Cicilan Motor, Ojol: Benar Berlaku Apa Enggak?
Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
News

Jokowi Beri Kelonggaran Cicilan Motor, Ojol: Benar Berlaku Apa Enggak?

Bagaimana realisasinya?

Jumat, 27 Maret 2020 13:09 WIB 27 Maret 2020, 13:09 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo berencana akan memberikan keringanan dalam pembayaran angsuran kredit motor untuk para driver ojek online. Tak hanya ojol, Presiden juga akan memberikan keringanan itu terhadap sopir taksi dan nelayan hingga satu tahun ke depan.

Hal itu langsung mendapatkan tanggapan dari publik. Salah satu sopir ojek online (ojol) yang biasa beroperasi di wilayah Jakarta bernama Abdul Malik Chaidir mempertanyakan keringanan yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kelonggaran membayar cicilan sepeda motor hingga satu tahun untuk ojol. Apa benar keringanan itu berlaku?

"Hmm, saya nggak tahu itu benar-benar berlaku apa enggak," kata Malik saat berbincang dengan Indozone, Jumat (27/3/2020).

Pria berumur 25 tahun dan berprofesi sebagai ojol itu juga masih mengkredit motornya. Dia mengaku sudah menanyakan terkait kelonggaran itu ke pihak dealer namun hasilnya hal itu belum berlaku.

"Buat saya yang notabene ojol baru begini, kelonggaran itu semua nggak berlaku karena saya sudah nanya ke pihak dealer," ungkap Malik.

ojek
Ojek online (INDOZONE/Desika Pemita)

Selain itu, arahan Presiden Jokowi juga terkait debt collector yang dilarang beroperasi selama masa wabah corona atau Covid-19 masih berlangsung. Menurutnya hal itu juga tidak benar karena selama dia bekerja sebagai ojol, dia masih sering melihat debt collector bebas berkeliaran.

"Pasti adalah debt collector yang bertindak semaunya walaupun sudah ada imbauan. Soalnya selama jalan ngojek saya masih lihat banyak debt collector di mana-mana," kata Malik.

Tidak sampai di situ, Presiden juga memberikan kecaman kepada pihak bank maupun industri non perbankan agar tidak mengejar angsuran apalagi menyuruh debt collector. Hal itu dilakukan Jokowi karena saat ini Indonesia sedang menghadapi virus wabah corona dan membuat masyarakat seluruh Indonesia bekerja maupun beraktivitas hanya di dalam rumah saja.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU