Jam Kematian Sengaja Dibuat untuk Peringati Kasus Kematian Akibat Covid-19
Trump Death Clock (Channel News Asia)
News

Jam Kematian Sengaja Dibuat untuk Peringati Kasus Kematian Akibat Covid-19

Jam kematian di New York.

Selasa, 12 Mei 2020 12:51 WIB 12 Mei 2020, 12:51 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah papan reklame digital baru saja didirikan di Times Square, New York Amerika Serikat. Papan tersebut berupa jam kematian yang diberi sebutan "Trump Death Clock". 

Papan ini dibuat oleh kreator film Eugene Jarecki. Jam yang menunjukkan angka kematian akibat Covid-19 itu dipasang di atas gedung Times Square yang kini kosong selama pandemi. 

Pada Senin (11/5), jam kematian tersebut menunjukkan 44.000 kasus kematian pada (8/5) dari totalnya kini lebih dari 80.000 kasus. Sejauh ini, angka kematian di Amerika merupakan yang tertinggi di dunia. 

"Jam berdetak pada asumsi bahwa 60 persen dari kematian Covid-19 di Amerika Serikat dapat dicegah seandainya Donald Trump menerapkan aturan jaga jarak dan wajib menutup semua akses sepekan lebih awal, yang harusnya pada 9 Maret, tapi malah dijalankan 16 Maret," paparnya sebagaimana dilansir Medium, Selasa (12/5/2020). 

Perkiraan 60 persen nyawa bisa diselamatkan tersebut merupakan perhitungan dari para pakar yang dibuat pada April 2020. 

Jam kematian tersebut memang sengaja dibuat untuk menghitung kasus kematian akibat Covid-19 yang disebabkan oleh keterlambatan respons Presiden terhadap pandemi. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
Dinno Baskoro

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU