Jabatan Wakil Menteri Diminta Tak Jadi Kue Politik Jokowi
irektur Indobarometer, Muhammad Qudari meminta Jokowi lebih selektif dalam menyusun kabinet (Indozone/Sigit Nugroho).
News

Jabatan Wakil Menteri Diminta Tak Jadi Kue Politik Jokowi

Harus lebih optimal.

Ivanrida
Sabtu, 19 Oktober 2019 16:03 WIB 19 Oktober 2019, 16:03 WIB

INDOZONE.ID - Direktur Indobarometer, Muhammad Qudari, meminta Presiden Joko Widodo tidak menjadikan jabatan wakil menteri sebagai 'kue' politik. Jika dirasa porsi pejabat dari parpol masih kurang, Qudari menyarankan Jokowi memasukkan orang lewat 'pintu belakang'. 

"Caranya, dengan mengusulkan profesional yang dirasa kompeten dan secara ideologi ya merepresentasikan atau mirip, atau sama dengan gagasan, atau ideologi yang ada di partai tersebut," kata Qudari kepada Indozone, di Jakarta, Sabtu (19/10). 

"Contohnya PKB, misalnya ingin menteri itu mewakili atau sesuai dengan ideologi Nahdatul Ulama (NU). Ya dia bisa mendorong orang-orang yang profesional yang berasal dari komunitas NU," lanjut Qudari. 

Dalam kabinet Jokowi-JK, sejumlah kementerian memiliki wakil menteri. Mereka adalah Kementerian Luar Negeri (AM Fachir), Kementerian ESDM (Archandra Tahar), dan Kementerian Keuangan (Mardiasmo).

Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin pun dirumorkan bakal gemuk karena lebih banyak jabatan wakil menteri. Namun, Qudari menilai situasi itu belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.

"Jadi bocoran yang beredar itu statusnya gosip. Jadi kita belum tau apa betul ada banyak jabatan wakil menteri atau tidak," tutur Qudari.

Meski demikian, Qudari hanya berharap pemerintahan Jokowi mendatang, efektifitas kabinetnya bisa lebih baik dari periode sebelumnya. 

"Ya kalau nanti ada banyak jabatan Wakil Menteri, ya kita cuma bisa berharap agar itu betul-betul bermanfaat secara teknis dan jangan semata-mata untuk akomodasi politik," kata dia. 

Wacana penambahan jabatan wakil menteri pada periode kedua Jokowi sudah diutarakan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Dia mengatakan penambahan jabatan itu merupakan hal penting karena diperlukan sesuai dengan tantangan yang dihadapi suatu kementerian. (SN)

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Ivanrida
Ivanrida

Ivanrida

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU