Menteri PUPR: Keliru Jika Ada yang Bilang Tol Kita Lebih Mahal Dari Malaysia(photo/ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Menteri PUPR: Keliru Jika Ada yang Bilang Tol Kita Lebih Mahal Dari Malaysia

INDOZONE.ID - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menanggapi pernyataan yang menyebut tarif tol di RI lebih mahal dibandingkan Malaysia. Menurutnya, tarif tol di RI lebih murah dibanding Malaysia berdasarkan data BUJT.

"Katanya tarif tol di Indonesia itu paling mahal. Sebetulnya itu enggak betul, menurut BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) itu ada datanya dan enggak betul," tegas dia, melansir Merdeka.

Menurutnya, masa pembangunan tol sangat berpengaruh pada penetapan tarif pada ruas jalan tol itu sendiri.

Untuk membandingkannya, dia menyoroti masa pembangunan beberapa jalan tol yang sudah tua seperti Tol Jagorawi dan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

"Kalau dibandingkannya dengan tahun investasi yang sama, kita lebih murah. Misalnya Rp 110 per km untuk Tol Jagorawi dan Tol Jakarta-Cikampek yang berkisar Rp 200 per km," sebutnya.

"Tapi kalau dibandingkan dengan Tol Batang Semarang yang Rp 1.500 per Km ya dia lebih mahal. Jadi tergantung melihatnya, bagaimana memanfaatkan datanya," dia menambahkan.

Tanggapan Menteri Basuki ini merupakan respon dari pernyataan  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Calon Nomor Urut 02 Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara.

Suhendra mengatakan bahwa tarif tol di Malaysia dan Brasil jauh lebih murah dibandingkan tarif tol di Indonesia.