The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

21 Akun Penggemar K-Pop di China Diblokir, Diduga Lakukan Galang Dana Ilegal
Salah satu akun penggemar yang diblokir mengatasnamakan BTS. (Instagram/bts.bighitofficial)
News

21 Akun Penggemar K-Pop di China Diblokir, Diduga Lakukan Galang Dana Ilegal

Rabu, 08 September 2021 11:32 WIB 08 September 2021, 11:32 WIB

INDOZONE.ID - Platform media sosial populer di China, Sina Weibo memblokir setidaknya 21 akun penggemar band asal Korea Selatan lantaran dicurigai melakukan penggalangan dana secara ilegal.

21 akun tersebut diblokir Sina agar mereka tidak tidak mengunggah status apapun selama 30 hari. Akun-akun tersebut diblokir karena mencari dukungan untuk idola mereka secara irasional.

Di antara beberapa akun tersebut, ada akun penggemar Lisa dan Rose (anggota Blackpink), Rap Monster, dan BTS, yang memiliki jutaan pengikut di China. Akun Ohsehunbar misalnya,  penggemar EXO yang beranggotakan Sehun saja memiliki 4 juta pengikut di China.

Pemblokiran dimulai dari klub penggemar Jimin yang menarik banyak perhatian publik di Sina Weibo pada pekan lalu. 

Dikutip dari Global Times, Rabu (8/9), beberapa penggemar K-pop menuturkan,ada akun-akun yang dibuat untuk  mencari dukungan bagi bintang K-Pop yang meluncurkan album baru, mendapatkan tempat utama di panggung hiburan Korsel, dan mencari keuntungan dari penjualan album atau merchandise.

"Segera setelah boy band merilis album, fans club mulai memanggil kami untuk membeli album sebanyak mungkin. Jika Anda pelit dan tidak mendukung idola Anda, bagaimana Anda berani mengatakan bahwa Anda mencintai mereka?," kata salah satu penggemar boy band di bawah naungan JYP Entertainment.

Akun Post Bar di platform Baidu mengumumkan bekerja sama dengan maskapai penerbangan Jeju Air untuk idola mereka sehingga berhasil mengumpulkan dana lebih dari 1 juta yuan (sekitar Rp2,2 miliar) dalam tiga menit dan 2,3 juta yuan (Rp5,06 miliar) dalam satu jam.

Otoritas internet di China lalu menerbitkan surat pemberitahuan pada bulan Agustus lalu untuk meminta pemerintah provinsi menertibkan situasi tersebut yang dapat menimbulkan pemujaan terhadap individu secara berlebihan. Sina Weibo dan Tencent secara aktif merespons imbauan otoritas tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Silvia Marissa
Zega

Zega

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US