The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Buka-Bukaan Novel Baswedan Soal Tudingan Taliban
Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan. (photo/ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
News

Buka-Bukaan Novel Baswedan Soal Tudingan Taliban

Jumat, 15 Oktober 2021 18:45 WIB 15 Oktober 2021, 18:45 WIB

INDOZONE.ID - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan angkat bicara soal tudingan dirinya dan kawan-kawan disebut Taliban. Hal itu disampaikan Novel dalam kanal YouTube-nya. 

Novel mengatakan, isu Taliban sengaja dihembuskan untuk memojokkan dirinya bersama rekan-rekan lainnya. Menurutnya, isu Taliban itu dibuat oleh pihak-pihak yang punya kepentingan di KPK.

"Koruptor mengatakan saya dan kawan-kawan Taliban. Itu karena kami adalah orang-orang yang punya integritas, punya dedikasi, jujur dan enggak bisa dipengaruhi," ujar Novel dalam akun Youtubenya, Jumat (5/10/2021).

Ia juga menyinggung soal pemecatan satpam KPK yang mendokumentasikan bendera mirip Hizbut Tahrir Indonesia di meja kerja salah satu jaksa penuntut umum pada KPK.

Novel menambahkan, dari 57 pegawai yang dipecat karena tak lulus TWK, tak semuanya bergama Islam. Beberapa di antaranya ada Hotman Tambunan, Andre Deddy Nainggolan, Juliandi Tigor Simanjuntak, dan Riswien Rachwell.

"Ini kan orang-orang yang bener-bener. Jadi, ya, percuma mau diomongin, percuma, orang itu punya motif, punya kepentingan," kata Novel.

Novel mengaku tak mengetahui dalang di balik penyematan Taliban kepada dirinya dan rekan-rekan yang dipecat.

"Ya enggak tahu siapa yang menitipkan motif ke dia, kan enggak mungkin juga kita mau usut," kata dia.

Meski demikian, Novel mengaku tidak ambil pusing soal isu tersebut. Menurutnya, jika isu tersebut dia pikirkan hanya akan membuat senang para koruptor.

"Itu cukup enggak peduli mau diomongin apa. Kalau kita dengarkan omongan itu, kita akan lelah urusin mereka," katanya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US