The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menkes Sebut Indonesia Telah Terima 15 Ribu Bantuan  Oxygen Concentrator
(Ilustrasi/ANTARA/Reno Esnir)
News

Menkes Sebut Indonesia Telah Terima 15 Ribu Bantuan Oxygen Concentrator

Kamis, 05 Agustus 2021 15:46 WIB 05 Agustus 2021, 15:46 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, saat ini sudah ada 15 ribu bantuan oxygen concentrator dari hasil gerakan donasi penanganan COVID-19 yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai sektor untuk memenuhi kebutuhan 50 ribu oxygen concentrator yang ditargetkan oleh Kementerian Kesehatan.

Dari jumlah tersebut sudah ada sekitar 6000 oxygen concentrator yang dibagikan ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasokan oksigen pasien COVID-19.

“Alhamdulillah dari gerakan donasi sudah ada 15 ribu bantuan oxygen concentrator yang terkonfirmasi. Kita sudah terima sekitar 6000-an dan sudah didistribusikan ke rumah sakit. Jadi bantuan dari Bapak dan Ibu berupa oxygen concentrator untuk saudara- saudara kita yang membutuhkan sudah diterima secara baik," kata Budi, Rabu (4/8), dikutip dari Antara.

Budi mengatakan, oxygen concentrator sama halnya dengan pabrik oksigen mini yang bisa membantu memenuhi kebutuhan pasien- pasien yang dirawat di rumah sakit. Itu karena produksi nasional oksigen di Indonesia tidak dapat mencukupi kebutuhan di tengah pandemi.

Setiap harinya Indonesia hanya mampu memproduksi 1700 ton oksigen dan didominasi untuk penggunaan industri. Padahal akibat COVID-19, yang sebelumnya fasilitas kesehatan dan rumah sakit hanya membutuhkan 400 ton oksigen perhari, menjadi meningkat 5 kali lipat atau setara 2000 ton perhari.

Untuk itu, pengadaan oxygen concentrator menjadi solusi di tengah keterbatasan produksi oksigen nasional karena mampu membuat oksigen dengan kapasitas 5-10 liter per menitnya asal ada akses menuju daya listrik baik dari saklar maupun baterai.

“Kita saat ini dalam proses mengadakan 50 ribu oxygen concentrator itu, setiap 1000 concentrator setara dengan 20 ton oksigen perhari. Sehingga dengan 50 ribu, kita bisa menyetarakan dengan 1000 ton perhari,” kata Budi, Kamis (5/8), dikutip dari Antara.

Budi merasa sangat berterimakasih atas gerakan solidaritas yang mendonasikan oxygen concentrator, khususnya untuk membantu meringankan beban para tenaga medis dan kesehatan sebagai garda terdepan saat ini.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Silvia Marissa
JOIN US
JOIN US