Singapura Mulai Khawatir Dampak Kabut Asap Sumatera
Kabut asap di Singapura/Channel NewsAsia
News

Singapura Mulai Khawatir Dampak Kabut Asap Sumatera

Yulia Marianti
Rabu, 11 September 2019 15:28 WIB 11 September 2019, 15:28 WIB

INDOZONE.ID - Dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Indonesia, membuat Singapura khawatir akan kualitas udara di negaranya.

Dilansir dari Channel NewsAsia, Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) menyampaikan, kekhawatirannya terkait peningkatan Indeks Standar Polutan (PSI) di Singapura.

"PSI di Singapura bisa memasuki kategori tidak sehat jika situasi kabut asap di Sumatera terus belanjut," tulis NEA.

NEA menjelaskan saat ini PSI di Singapura berada di level menengah dengan angka antara 85 dan 96. Namun PSI memprediksi kualitas udara di Singapura akan meningkat dalam kurun waktu 24 jam ke depan.

"PSI dengan kategori tidak sehat itu berada di angka 101 sampai 200, dalam 24 jam ke depan PSI di Singapura akan meningkat," tulis NEA.

Sementara kualitas udara di Negara Malaysia tepatnya lima daerah di Selangor berada pada level tidak sehat. Sedangkan di wilayah Rompin, Pahang kualitas udara naik menjadi level sangat tidak sehat.

Pada Selasa (11/9) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sekitar 1.211 titik panas di wilayah Sumatera.

    TAG
    Editor Media
    TERKAIT DENGAN INI
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE