The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

MPR Minta Pelaksanaan Pilkada 2020 Harus Diiringi Protokol Kesehatan yang Ketat
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Photo/Dok. Istimewa)
News

MPR Minta Pelaksanaan Pilkada 2020 Harus Diiringi Protokol Kesehatan yang Ketat

Kandidat yang maju tak lakukan pengerahan massa selama kampanye.

Kamis, 24 September 2020 18:31 WIB 24 September 2020, 18:31 WIB

INDOZONE.ID - Terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta agar ada keputusan untuk melanjutkan proses tahapan itu dengan diiringi protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

Ia mengatakan seharusnya kandidat yang maju tidak melakukan pengerahan massa selama kampanye dan menimbulkan kerumunan. Hal itu dianggap sebagai risiko tinggi untuk penularan COVID-19.

"Kandidat harus menjadikan Pilkada sebagai wadah perjuangan mengendalikan penyebaran COVID-19, dengan mengedukasi pendukungnya untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara berkala. Bukan justru menjadikan Pilkada sebagai sumber penularan COVID-19," kata Bamsoet, dilansir dari Antara, Kamis (24/9/2020).

Dalam webinar bertajuk "Dilema Pilkada Di Tengah Pandemi COVID-19", ia juga menjelaskan walaupun protokol kesehatan diperketat, masih ada kemungkinan Pilkada di masa pandemi masih menyisakan potensi persoalan baru, misalnya tingkat partisipasi pemilih.

"Apalagi dua ormas terbesar di Indonesia yaitu NU dan Muhammadiyah sudah menyuarakan penolakan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020," ucap dia.

"Sejauh ini 3 orang Komisioner KPU (termasuk Ketua KPU), serta 32 orang pegawai Sekretariat Jenderal KPU dinyatakan positif COVID-19. Sejumlah pegawai KPU di tingkat provinsi dan kabupaten/kota juga terkonfirmasi positif COVID-19," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US