Menyebar, Warga Jepang Terjangkit Virus Korona dari Tiongkok
Ilustrasi Virus (Pixabay)
News

Menyebar, Warga Jepang Terjangkit Virus Korona dari Tiongkok

Tes virus sama seperti di Tiongkok

Kamis, 16 Januari 2020 18:46 WIB 16 Januari 2020, 18:46 WIB

INDOZONE.ID - Virus korona baru muncul, diduga penyebarannya berasal dari Tiongkok. Sebuah laporan menyebutkan, lebih dari 50 orang di Tiongkok menderita akibat virus tersebut. Seorang kakek berusia 61 tahun telah meninggal karena virus tersebut.

World Health Organization (WHO) memberikan peringatan atas kemungkinan penyebaran virus Korona dari Tiongkok ke seluruh dunia. Virus korona asal Tiongkok itu diduga telah sampai ke Jepang.

Pemerintah Jepang mengatakan, Kamis (16/1/2020), seorang pria yang dirawat karena diduga akibat virus pneumonia misterius setelah kembali dari Tiongkok. Dia dinyatakan positif terjangkit virus korona baru yang diidentifikasi sebagai kemungkinan penyebab wabah di kota Wuhan, Tiongkok.

Pria itu mengalami demam dan batuk pada 3 Januari 2020 ketika di Wuhan, Tiongkok. Kemudian, dia kembali ke Jepang pada 6 Januari 2020, dan dirawat di rumah sakit empat hari kemudian.

Ketika gejalanya berlanjut, gambar sinar-X menunjukkan tanda-tanda pneumonia baru.

"Tes yang dilakukan pada Selasa menemukan virus korona yang sama seperti yang terdeteksi pada pasien lain dalam wabah Wuhan," seru pejabat di Ministry of Health, Labor and Welfare, Jepang, Kamis (16/1/2020) seperti mengutip Medicalexpress.

Pasien yang sempat mengidap pneumonia baru itu tidak disebutkan namanya, hanya diidentifikasi sebagai berusia 30-an dari provinsi Kanagawa, sebelah barat Tokyo. Pria itu kini dibebaskan dari rumah sakit karena kondisinya membaik.

Mengkhawatirkan

WHO juga mengatakan pihaknya sedang berkonsultasi dengan otoritas kesehatan Thailand dan Tiongkok. Ditemukan sebuah kasus terjadi pada seorang wisatawan Tiongkok di Thailand.

Virus korona adalah bagian dari keluarga besar virus yang beberapa di antaranya menyebabkan flu biasa. Yang lain ditemukan pada kelelawar, unta dan hewan lain telah berevolusi untuk menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Gejala umum termasuk pilek, sakit kepala, batuk dan demam. Napas tersengal-sengal, menggigil, dan nyeri tubuh dikaitkan dengan jenis-jenis virus korona yang lebih berbahaya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit A.S.

TAG
Desika Pemita
Ade Indra

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU