The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Turut Berduka Buat Fedrik Adhar, Novel Baswedan Tuai Pujian, 'Sungguh Mulia Hatimu, Pak'
Novel Baswedan dan Fedrik Adhar.
News

Turut Berduka Buat Fedrik Adhar, Novel Baswedan Tuai Pujian, 'Sungguh Mulia Hatimu, Pak'

Selasa, 18 Agustus 2020 20:43 WIB 18 Agustus 2020, 20:43 WIB

INDOZONE.ID - Jaksa Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin meninggal dunia, Senin (17/8/2020).

Dia menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat beberapa hari di RS Pondok Indah Bintaro, Jakarta. 

Setelah sempat disebut mengalami komplikasi penyakit, Fedrik kini dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Kepergian Fedrik menghebohkan publik karena terjadi beberapa bulan pascatuntutan kontroversial terhadap dua pelaku penyiraman air keras penyidik KPK, Novel Baswedan.

Meski mendapat banyak hujatan dan kritik, kepergian Fedrik tetap meninggalkan duka. Termasuk bagi Novel sendiri.

Melalui akun media sosial Twitter @nazaqistsha, Novel menyampaikan rasa dukanya terhadap kepergian Fedrik.

"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Turut berduka cita atas meninggalnya Jaksa Fedrik Adhar. Semoga Allah mengampuni segala dosa2nya dan menerima segala amal ibadahnya. Dan semoga Allah memberikan kesabaran serta ketabahan kpd keluarganya. 
Aamiiin..," tulis Novel.

Sikap Novel ini mendapat berbagi tanggapan netizen. Sebagian besar mengapresiasi kebesaran hati Novel.

"Sangat mulia hati mu pak @nazaqistsha mendoa kan jaksa Fredrik Adhar...!" tulis akun @Masabro_76.

Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin, meninggal dunia, Senin (17/8/2020).

Sempat beredar kabar bahwa Fedrik meninggal karena komplikasi penyakit. Namun belakangan dia dinyatakan positif Covid-19.

Fedrik sempat dirawat beberapa hari di RS Pondok Indah Bintaro, Jakarta.

Kabar meninggalnya Fedrik menghebohkan publik. Sebab beberapa bulan sebelumnya Fedrik menjatuhkan tuntutan kontroversial terhadap dua polisi penyiram air keras penyidik KPK, Novel Baswedan.

Kabar meninggalnya Fedrik akibat terpapar virus corona disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Hari Setiyono.

"Yang bersangkutan terpapar Covid-19," katanya kepada wartawan, Selasa (18/8/2020). 

Menurut Hari, Fedrik telah menjalani rapid test dan swab test. Hasilnya, Fedrik dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Dia diduga terpapar usai mudik Idul Adha ke kampungnya di Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. 

"Ketika kembali ke Jakarta kemudian didiagnosa sakit. Kemudian hari Kamis dilakukan rapid dan swab barulah ditemukan atau ada indikasi terpapar Covid-19," katanya.

Demi mencegah penularan, Kejaksaan Negeri Jakarta Utara akan ditutup selama dua hari hingga Kamis (20/8/2020).

Selama penutupan, kejaksaan akan melakukan penyemprotan disinfektan di areal kantor.

Hari menambahkan, pihaknya juga akan melakukan rapid test dan swab test terhadap seluruh pegawai  Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

"Maka pada hari ini dan besok Kejaksaan Negeri Jakarta Utara tidak melayani pelayanan umum," kata Hari.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara
JOIN US
JOIN US