The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemilik Lahan Kuburan Bansos Depok: Beras Saya Angkat Masih Bagus
Pemilik lahan kuburan bansos di Depok, Rudi Saimin (depan kanan). (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Pemilik Lahan Kuburan Bansos Depok: Beras Saya Angkat Masih Bagus

Rabu, 03 Agustus 2022 12:49 WIB 03 Agustus 2022, 12:49 WIB

INDOZONE.ID - Rudi Saimin, pemilik lahan yang digunakan JNE untuk mengubur beras bantuan sosial (bansos) mengaku tidak tahu jika lahannya digunakan untuk hal tersebut. Rudi juga mengklaim jika beras yang dikubur saat diangkat masih dalam keadaan bagus.

"Kalau ini barang milik negara tertulis barang ini milik BUMN dan Bulog, kok rusak main ganti sendiri? Ada SOP. Saya aja pemilik tanah nggak tahu dipendam di sini," kata Rudi kepada wartawan di lahan kuburan bansos, Kota Depok, Rabu (3/8/2022).

Rudi menyebut saat beras itu diangkat, rupanya beras masih dalam keadaan bagus. Hal ini tentunya mematahkan penjelasan JNE yang menyebut beras dalam keadaan rusak.

"Beras saat kita angkat masih bagus kok, ini beras kristal, bantuan di sini ada tulisan BUMN di bawahnya Bulog. Selain beras ada terigu saat kita angkat. Beras yang bagus dibawa ke Polres masih layak untuk dimakan, dikonsumsi," beber Rudi.

Baca JugaBerani Merokok di Sini Dendanya Rp7,5 Juta, Wajah Kamu Juga Bakal Viral!

Lebih jauh, Rudi menyoroti dokumen-dokumen yang disebut Polri belum bisa ditunjukan pihak JNE ke polisi. Rudi mengkhawatirkan pihak JNE membuat dokumen baru terkait hal ini.

"Dia tetap salah sampai saat ini tidak bisa membuktikan dokumen yang diminta penyidik. Kami khawatir mereka buat dokumen baru karena beras ini dipendam tahun lalu Juli 2021," kata Rudi.

Sebelumnya, timbunan beras ditemukan terkubur di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Timbunan beras itu merupakan beras bantuan sosial pemerintah.

Mabes Polri sendiri menyebut beras itu dikubur sejak 5 November 2021 yang lalu. Ada sebanyak 3.675 kg atau 289 karung beras yang dikubur.

Pihak kepolisian sendiri sudah memeriksa pihak JNE pusat atas nama Samsul Jamaludin dan pihak Kemensos bernama Mira Riyati Kurniasih. Tak hanya itu, pihak JNE, Kemensos hingga Bulog masih terus akan diperiksa oleh polisi terkait kasus ini.
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US