The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sinetron Zahra Tuai Kecaman, Ini Hasil Pertemuan KPAI dengan KPI dan LSF
Adegan di sinetron Zahra (Istimewa)
News

Sinetron Zahra Tuai Kecaman, Ini Hasil Pertemuan KPAI dengan KPI dan LSF

Jumat, 04 Juni 2021 10:20 WIB 04 Juni 2021, 10:20 WIB

INDOZONE.ID - Sinetron Suara Hati Istri menuai polemik karena menampilkan pemeran yang masih 15 tahun, tapi harus memerankan adegan yang dicap vulgar.

Menindaklanjuti polemik tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan pertemuan dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Lembaga Sensor Film (LSF), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) , Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kantor Staf Presiden (KSP).

Ketua KPAI, Susanto, Kamis (3/6/2021) mengakui dalam sinetron tersebut ada adegan yang berpotensi melanggar prinsip perlindungan anak. Pertemuan lintas lembaga itu pun menghasilkan 8 poin penting.

1. Meningkatkan kualitas perlindungan anak di lembaga penyiaran dan jaringan media sosial milik lembaga penyiaran.

2. Memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak dalam pengembangan bakat dan minat, sesuai dengan tahapan usia.

3. Anak harus dilindungi dalam proses perencanaan, produksi, hingga penayangan.

4. Mengintegrasikan perlindungan anak dalam kebijakan dan proses sensor film dan iklan film.

5. Mengedukasi lembaga penyiaran, rumah produksi, dan pekerja seni terkait perlindungan anak.

6. KPI harus memberikan sikap tegas sesuai peraturan yang berlaku.

7. KPAI dan KemenPPPA harus memberi perlindungan kepada anak yang menjadi pemeran.

8. Menelaah dan mendalami dugaan pelanggaran lainnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US