The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

IDI Sebut Ada 598 Dokter yang Meninggal Dunia Selama  Pandemi Covid-19
Salat jenazah untuk dokter Oki Alfin yang meninggal akibat C-19, di halaman RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau . (ANTARA/Anggoro)
News

IDI Sebut Ada 598 Dokter yang Meninggal Dunia Selama Pandemi Covid-19

Kamis, 29 Juli 2021 15:37 WIB 29 Juli 2021, 15:37 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi Dokter IDI, dr. Mahesa Paranadipa Maikel menyebutkan sebanyak 598 orang dokter meninggal dunia selama pandemi COVID-19 per 27 Juli 2021.

Hal tersebut Berdasarkan data statistik Tim Mitigasi IDI. Posisi tertinggi diisi oleh dokter umum dengan jumlah kematian yakni 319 orang (5 diantaranya Guru Besar). Lalu diikuti oleh dokter spesialis sebanyak 270 orang (29 Guru Besar). Terakhir ada residen sebanyak 9 orang.

Berdasarkan gender, 84 persen atau 502 dokter merupakan laki-laki dan 16 persen sisanya perempuan. Dilihat berdasarkan wilayahnya, jumlah kematian dokter tertinggi ada di Jawa Timur yakni 127 orang, kemudian DKI Jakarta (92 orang), Jawa Tengah (89 orang), Jawa Barat (83 orang) dan Sumatera Utara (41 orang).

"Melihat angka ini, kami di kalangan dokter tersayat hati kami melihat banyaknya guru-guru kami yang harus gugur, saudara dan adik-adik kami," tutur dr. Mahesa Paranadipa Maikel, Rabu (28/7), dikutip dari Antara.

Dr. Mahesa Paranadipa Maikel kemudian meminta bantuan dari masyarakat untuk ikut serta dalam menekan angka penularan COVID-19 termasuk pada para dokter melalui penerapan protokol kesehatan ketat dan vaksinasi. Dia juga meminta dukungan pemerintah dari sisi sumber daya agar tenaga kesehatan bisa tetap melayani kebutuhan masyarakat.

"Kami mohon semua dengan kemampuan yang Anda miliki tolong bantu agar bisa menekan angka penularan, agar beban kesehatan bisa berkurang hari demi hari," tuturnya.

Terkait vaksin COVID-19 ketiga bagi tenaga kesehatan, saat ini sudah diberikan kepada 3.800 tenaga kesehatan di 14 rumah sakit vertikal yang berada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan. Saat ini, vaksinasi dalam proses distribusi ke daerah-daerah.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Silvia Marissa
Zega

Zega

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US