The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kebiasaan Tidur Mendengkur Tak Boleh Diremehkan, Ini Kata Dokter Spesialis
Ilustrasi wanita yang sedang tidur. (photo/Unsplash/Vladislav Muslakov/ilustrasi)
News

Kebiasaan Tidur Mendengkur Tak Boleh Diremehkan, Ini Kata Dokter Spesialis

Senin, 07 Juni 2021 23:35 WIB 07 Juni 2021, 23:35 WIB

INDOZONE.ID - Dokter Spesialis Akunpunktur Medik Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Niken Lestari P., Sp.THT-KL(K) menjelaskan bahwa kebiasaan tidur mendengkur tidak boleh diremehkan dan perlu segera diperiksa ke dokter.

"Jangan meremehkan kebiasaan mendengkur. Seringkali banyak mitos yang beredar di masyarakat yang mengatakan bahwa mendengkur adalah tanda tidurnya nyenyak atau karena kondisi tubuh yang sedang lelah. Sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya," kata dr. Niken dalam keterangannya, Senin (7/6) dikutip dari ANTARA.

Dokter Niken mengatakan kualitas tidur yang kurang baik dapat disebabkan oleh mendengkur atau sleep apnea. Mendengkur dapat terjadi karena 2 hal, yaitu adanya kelainan di otak dan adanya gangguan saluran napas atas (penyempitan hidung-tenggorok).

Baca juga: Terbang ke China Demi Perkuat Kerja Sama, Luhut: Hubungan Ini Saling Menguntungkan

"Gangguan saluran napas dapat terjadi akibat adanya perubahan struktur (cuping hidung jatuh, tenggorok makin panjang), serta adanya perubahan fungsi otot tenggorok yang melemah," katanya.

Dokter Niken juga memaparkan beberapa dampak dari mendengkur diantaranya dapat terjadi masalah pernapasan (mudah terserang selesma), masalah kardiovaskular (darah tinggi), masalah serebrovaskular (stroke), gangguan kualitas hidup (adanya risiko jatuh, kecelakaan), serta masalah kognitif (gangguan konsentrasi dan daya ingat).

"Jika seseorang mengalami perubahan kuantitas dan kualitas tidur, maka dapat mengakibatkan gangguan pada fungsi dan aktivitas sehari-hari, oleh karena itu langkah awal yang penting untuk dilakukan adalah mengetahui apa yang menyebabkan gangguan tidur tersebut," ujarnya.

Untuk itu jika gangguan tersebut dapat dideteksi sejak dini, maka dapat diberikan penanganan yang sesuai, sehingga dampak-dampak tersebut dapat dicegah.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US