The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menko PMK Mengimbau Masyarakat Tidak Mudik Pada Akhir Tahun
Ilustrasi mudik. (photo/ANTARA/Agung Rajasa/ilustrasi)
News

Menko PMK Mengimbau Masyarakat Tidak Mudik Pada Akhir Tahun

Rabu, 27 Oktober 2021 18:18 WIB 27 Oktober 2021, 18:18 WIB

INDOZONE.ID - Menko PMK Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat untuk tidak mudik pada akhir tahun guna mencegah peningkatan mobilitas yang dapat menyebabkan lonjakan penularan COVID-19.

"Pokoknya sementara jangan punya rencana mudik, jadi tidak usah beli tiket dulu," katanya, Rabu (27/10) dikutip dari ANTARA.

Ia juga mengemukakan kemungkinan pemerintah memperketat pembatasan aktivitas warga menjelang akhir tahun guna mencegah peningkatan penularan virus corona.

"Kemungkinan besar akan kami atur secara ketat seperti tahun lalu, jangan dicurigai macam-macam, ini demi keselamatan dan kemaslahatan masyarakat Indonesia," katanya.

Baca juga: Korban Kecelakaan TransJakarta Ungkap Detik-detik Kejadian, Sopir Telat Ngerem

Menurut dia, pemerintah sudah menghapus cuti bersama menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna menekan pergerakan warga.

"Nataru tidak ada cuti, libur tanggal merah kan hari Sabtu semua itu," katanya.

Pemerintah disebut sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan penularan COVID-19 akibat peningkatan pergerakan warga pada akhir tahun.

"Walaupun sekarang kasus COVID-19 sudah landai dan turun, tidak boleh kemudian kita lengah, harus tetap waspada tinggi," katanya.

"Nataru ini kalau kita los tanpa ada pembatasan atau aturan, biasanya diikuti dengan pergerakan orang besar-besaran dari satu tempat ke tempat yang lain, kemudian pasti akan dibarengi dengan kasus COVID-19," ia menambahkan.

Selain itu, pemerintah berusaha membatasi pergerakan warga guna mencegah terjadinya gelombang ketiga penularan COVID-19 seperti di negara lain.

"Sekarang kan Eropa hampir semua negara mengalami kenaikan (kasus) yang sangat drastis. Amerika Selatan, kemudian Singapura, yang kemarin katanya paling hebat menangani COVID-19, sekarang justru mengalami keparahan yang luar biasa. Jepang juga, Korea Selatan juga," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US