The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dibilang Dungu Usung Jokowi 3 Periode, Qodari Bilang: Saya Melihat Realita di Lapangan
Muhammad Qodari tetap usung Jokowi tiga periode. (Istimewa)
News

Dibilang Dungu Usung Jokowi 3 Periode, Qodari Bilang: Saya Melihat Realita di Lapangan

Rabu, 23 Juni 2021 17:53 WIB 23 Juni 2021, 17:53 WIB

INDOZONE.ID - Muhammad Qodari relawan Jokowi tanggapi Rocky Gerung yang menuding dirinya orang dungu dengan mengusungkan Jokowi 3 periode yang maju bersama dengan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan wakil presiden.

Dalam dialog terbuka, Qodari mengatakan jika Rocky Gerung hanya bisa berfikir dengan ide dan gagasan, berbeda dengan dirinya yang melihat realita di lapangan.

"Kalau saya ini orang yang realistis ya, saya melihat realita di lapangan. Mungkin di situ bedanya saya dengan bang Rocky. Kalau bang Rocky kan dengan dunia-dunia ide dan gagasan," ungkap Qodri melalui kanal youtube Refly Harun seperti dikutip oleh Indozone, Rabu (23/6/2021).

Qodari juga mengatakan jika Rocky Gerung adalah orang yang jarang turun ke bumi sehingga melihat semua orang di bawah adalah orang-orang dungu.

"Mungkin jarang ke bumi gitu, kalau saya melihat realita di lapangan, karena beliau di atas terus memang melihat orang yang di bawah tuh dungu semua. Jadi yang pintar cuma beliau saja, ya nggak papa," ujarnya.

Soal perkataan dungu, Qodari tidak terlalu menanggapi karena baginya, Rocky tidak lebih dari seorang political entertainer. Ia hanya menganggap apa yang di lontarkan oleh Rocky seperti komedian dalam acara stand up comedy, di mana semua orang tertawa tetapi tidak menganggap serius.

Qodari juga mengatakan jika Rocky salah besar dengan survei bahwa hanya sedikit orang yang akan mendukung Jokowi untuk 3 periode.

"Saya dengan mudah mengatakan pada hari ini bahwa Rocky salah besar datanya. Kemarin survei SMRC mengatakan bahwa 40% dari responden setuju dengan 3 periode Jokowi, ini memang masih 52 % yang belum setuju tapi buat saya itu artinya mungkin untuk dilaksanakan," ujarnya.

"Kalau pemilih kita ini ada 200 jutaan, sama dengan 80 juta apa itu enggak dilihat sama Rocky? apa itu semua dungu? begitulah. Itu kasih aja data dan fakta dia udah keketeran. Jadi saya merasa tidak sendiri dan itu dalam situasi di mana saya itu boleh di bilang single fighter, bicara dari bulan Maret barangkali sampai dengan sekarang begitu dan supaya lebih dari 50% makanya saya membangun institusi yang namanya Jok-Pro," sambungnya.

Qodari mengatakan jika Jok-Pro itu merupakan orang-orang yang sepemikiran dengannya untuk megusung Jokowi tiga periode.

"Nah siapa Jok-Pro, adalah orang-orang yang ternyata pikirannya sama dengan saya. Orang-orang yang menghubungi saya yang tadinya saya tidak kenal lalu menghubungi saya karena mereka punya pikiran yang sama. Kebetulan ke dalam salah satu acara itu saya spontan saja menyampaikan nomor WA saya buat mereka yang setuju dengan gagasan ini," katanya.

Qodari tentu berharap jika nantinya, Jok-Pro akan membangun jaringan di seluruh provinsi agar daya jangkau gagasan ini semakin luas.

"Ini akan bergerak membangun jaringan di seluruh provinsi di seluruh kabupaten kota dan bila perlu sampai ke tingkat kecamatan begitu lah. Supaya gagasan ini bergulir makin luas, daya jangkaunya juga makin dalam menjadi bola salju dan sampai di suatu titik dimana nanti mayoritas masyarakat Indonesia akan menyatakan setuju dengan gagasan Jokowi 3 periode begitu," tambahnya.

"Ketimbang retorika yang disampaikan oleh Rocky Gerung tadi kayaknya enggak ada bisa di ukur semua itu. Beliau tuh asyik dengan pikirannya sendiri ya kalau saya enggak asik dengan pikiran, saya sendiri sudah membuktikan Kok ," pungkasnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Silvia Marissa

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US