The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kapal dari India Bawa 13 Awak Positif Covid-19 Bersandar di Cilacap
Sekretaris Daerah Cilacap Farid Ma'ruf (tengah) di Cilacap, Jumat (752021), menyampaikan keterangan pers mengenai awak kapal berbendera asing yang dikonfirmasi positif Covid-19. (ANTARA/HO/Humas Setda Cilacap)
News

Kapal dari India Bawa 13 Awak Positif Covid-19 Bersandar di Cilacap

Sudah dikarantina.

Jumat, 07 Mei 2021 21:20 WIB 07 Mei 2021, 21:20 WIB

INDOZONE.ID - Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma'ruf menjelaskan, sebanyak 13 awak kapal berbendera asing yang hendak membongkar muatan di Pelabuhan Tanjung Intan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, positif terpapar Covid-19. Kapal diketahui berangkat dari India.

Farid menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima pemerintah Kabupaten Cilacap, mereka adalah awak kapal bermuatan gula rafinasi yang bertolak dari India pada 14 April 2021 dan tiba di Pelabuhan Tanjung Intan pada 25 April 2021 pukul 16.00 WIB.

Dia menegaskan, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II-A Cilacap pada saat melakukan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan pada anak buah kapal (ABK) tersebut mendapati mereka secara umum tampak sehat.

Namun hasil pemeriksaan antigen menunjukkan tiga dari 20 awak kapal itu tertular Covid-19 sehingga kemudian dilakukan prosedur pemeriksaan menggunakan metode reaksi rantai polimerase atau PCR di Rumah Sakit Pertamina Cilacap.

Hasil pemeriksaan PCR yang diterima pada 26 April 2021 pukul 17.14 WIB, sambung Farid, menunjukkan bahwa mereka positif tertular Covid-19.

"Tanggal 28 April 2021, Boarding Officer KKP Kelas II-1 Cilacap melakukan pengambilan sampel genome dari 13 ABK terkonfirmasi positif tersebut untuk dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI," kata Farid, yang ?????didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi dikutip Antara, Jumat (7/5/2021).

Pada 30 April hingga 4 Mei 2021 awak kapal berbendera asing tersebut dievakuasi ke RSUD Cilacap dan pemeriksaan PCR dilakukan secara bertahap pada mereka.

Hasilnya menunjukkan 13 awak kapal positif terserang Covid-19 sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Cilacap.

Baca Juga: Aktivitas Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara Kini Dipantau Polisi

Tujuh awak kapal lainnya dinyatakan tidak terinfeksi virus corona dan menjalani isolasi mandiri di dalam kapal di tengah laut.

"Seluruh ABK merupakan warga negara Filipina. Dari 13 yang positif, ada satu orang yang butuh perhatian serius," kata Farid.

"RSUD Cilacap pada tanggal 5 Mei 2021 memberikan informasi bahwa salah satu pasien rujukan kapal dalam kondisi tidak stabil dan harus dilakukan pemantauan lebih intensif," sambungnya.

Pemeriksaan, kata dia, sudah dilakukan pada 49 tenaga bongkar muat dan petugas pengawas di Pelabuhan Tanjung Intan dan hasilnya menunjukkan mereka semua tidak tertular Covid-19.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, kata dia, sudah berkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan pada semua awak kapal dan orang-orang yang melakukan kontak dengan mereka serta merujuk kasus ke RSUD Cilacap.

Satuan Tugas juga memfasilitasi terapi plasma konvalesen dan sel punca bagi awak kapal yang terserang Covid-19 dengan gejala berat.

"Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap berkoordinasi dengan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) untuk penghentian pembongkaran muatan dari kapal serta koordinasi dengan KKP terkait dengan sterilisasi kapal," pungkas dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US