The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Terbitkan Aturan Baru, Dinkes DKI: Vaksin Moderna dan Pfizer Tersedia di Seluruh Faskes
Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh warga sebelum mendapatkan suntikkan vaksin Covid-19. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
News

Terbitkan Aturan Baru, Dinkes DKI: Vaksin Moderna dan Pfizer Tersedia di Seluruh Faskes

Tiap wilayah untuk melayani semua jenis vaksinasi.

Kamis, 16 September 2021 16:45 WIB 16 September 2021, 16:45 WIB

INDOZONE.ID - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menetapkan kebijakan baru terkait vaksinasi Covid-19 yang berlaku mulai hari ini, Kamis (16/9/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menyampaikan, seluruh fasilitas kesehatan, yakni puskesmas dan sentra vaksin yang ada di tiap wilayah untuk melayani semua jenis vaksinasi, baik itu Sinovac, Astra Zenecca, Moderna, dan Pfizer. 

"Mulai hari ini, layanan vaksinasi jenis Moderna dan Pfizer tersedia di seluruh faskes dan sentra vaksin di Jakarta," ucap Widyastuti di Kantor Dinas Kesehatan DKI, Jakarta Pusat, Kamis (16/9/2021).

Untuk Moderna, bisa disuntikkan bagi warga dengan KTP seluruh Indonesia. Sedangkan jenis Pfizer, hanya terdapat di RS Vertikal (RS milik Kementerian Kesehatan) dan faskes di bawah naungan Kementerian Kesehatan, serta faskes TNI/Polri yang bisa menyuntikkan untuk WNI KTP seluruh Indonesia.

"Faskes di luar itu, hanya bisa menyuntikkan Pfizer bagi WNI ber-KTP DKI Jakarta dan domisili di Jakarta," terangnya.

Lebih lanjut, Widyastuti menyebut, vaksin Moderna dan Pfizer diberikan pada sasaran dosis 1. Vaksin Pfizer diberikan untuk sasaran usia 12 tahun ke atas dan ibu hamil. Sementara itu, untuk vaksin Moderna sasaran usia 18 tahun ke atas dan ibu hamil.

"Orang dengan immunocompromised, seperti penyakit komorbid berat, penyakit autoimun, pasien dalam terapi imunosupresan harus sesuai dengan rekomendasi dokter. Puskesmas akan melakukan koordinasi dengan RSUD apabila dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut pada calon peserta vaksin sesuai dengan indikasi medis," tambah Widyastuti.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US