Nunung Anggota ke-5 Srimulat yang Terjerat Narkoba
Instagram/nungers63.id
News

Nunung Anggota ke-5 Srimulat yang Terjerat Narkoba

Daftar anggota Srimulat yang terjerat kasus Narkoba.

Yulia Marianti
Sabtu, 20 Juli 2019 12:19 WIB 20 Juli 2019, 12:19 WIB

Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat, (19/7/2019).

Polisi melakukan penggerebekan di kediaman Nunung dan berhasil mendapatkan 0,36 gram sabu senilai Rp1,3 Juta sisa pakai yang di beli tiga hari lalu.

Tertangkapnya Nunung, menambah daftar anggota group lawak legendaris, Srimulat yang terjerat kasus Narkoba.

Nunung merupakan anggota ke-lima Srimulat yang tersandung penyalahgunaan Narkoba, sebelumnya ada empat anggota lain yang terjerat kasus serupa. Siapa saja mereka.

Doyok

Sudarmaji alias Doyok berurusan dengan pihak kepolisian terkait kasus penyalahgunaan Narkoba jenis sabu pada tahun 2000.

Instagram/doyok178
Instagram/doyok178

Saat itu, Doyok divonis penjara selama satu tahun pada 20 November 2000 oleh Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Tessy

Kabul Basuki alias Tessy ditangkap polisi di kediamannya di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada tahun 2014.

Polisi menyita Narkoba jenis sabu seberat 1,6 gram. Saat penangkapan, Tessy mencoba bunuh diri dengan meminum cairan pembersih lantai.

Instagrqam/artisindo_asli
Instagrqam/artisindo_asli

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Jawa Barat, menjatuhkan hukuman 10 bulan penjara dengan rehabilitasi di rumah sakit kepada Tessy.

Gogon

Margono alias Gogon terjerat kasus Narkoba jenis ekstasi. Ia ditangkap polisi di rumahnya di kawasan Neglasari, Tangerang, Banten, pada tahun 2007. Gogon harus merasakan dinginnya penjara selama empat tahun.

Instagram/srimulat_gogon
Instagram/srimulat_gogon

Pada tahun 2018, Gogon meninggal dunia di Rumah Sakit Kotabumi, Lampung dalam usia 58 tahun.

Polo

Komedian Polo atau bernama asli Bharata Nugraha tersandung kasus Narkoba dua kali.

Kasus pertama ia ditangkap pihak kepolisian karena memiliki sabu seberat 0,5 gram saat berada di sebuah hotel Jakarta Pusat pada tahun 2000. Atas kasus itu, Polo divonis tujuh bulan penjara dengan dipotong masa tahanan.

Istimewa
Istimewa

Ia kembali terjerat dengan kasus yang sama pada tahun 2004, polisi menyita Narkoba jenis sabu seberat 0,6 gram saat Polo berada di kawasan Jakarta Timur. Polo dijatuhi hukuman penjara 1,5 tahun.

    TAG
    Editor Media
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE